Ibra Sebut MU Menang Adalah Hal Paling Penting

Zlatan Ibrahimovic akui bahwa Manchester United tidak menunjukkan performa mereka yang terbaik saat berhadapan dengan Zorya Luhansk. Tetapi, bagi Ibra, kemenangan MU adalah yang paling penting.

Bermain di pertandingan Grup A Liga Europa, MU kalahkan Zorya dengan skor tipis yaitu 1-0, di laga yang berlangsung pada hari Jumat (30/9/2016) dinihari WIB, di Old Trafford. Ibra menjadi sosok yang membawa kemenangan untuk ‘Setan Merah’ dengan angka yang tercetak pada menit 69, kemudian meneruskan upaya dari Wayne Rooney.

Kemenangan ini sebuah tanda angka pertama untuk ‘Setan Merah’ usai dikalahkan Feyenoord dengan skor yang serupa di pertandingan sebelumnya. Serta kemenangan ketiga bagi MU secara beruntun setelah tiga kali kalah berturut-turut.

“Tadi adalah laga yang tak mudah. Kami tampil oke, membuat banyak kesempatan namun ini merupakan sebuah laga yang unik,” ujar bomber asal Swedia tersebut.

“Saat Anda tak menciptakan angka pada awal, ruang-ruang bakal semakin kecil dan mengecil. Usai angka tercetak, kami lebih sering raih ruang. Kami berhasil menang dan hal tersebutlah yang dihitung usai kalah menghadapi Feyenoord,” lanjut Ibrahimovic.

“Jika Anda ingin lolos, Anda harus menangkan laga, kami sukses mewujudkannya. Kami mungkin saja lakukan lebih dan saya inginkan yang lebih dari tim. Kami memang tak ciptakan angka sama banyaknya dengan laga menghadapi Leicester (MU menang dengan skor 4-1), namun ini baik untuk keyakinan diri kami,” ucap dia.

Poin penuh yang didapat membawa MU naik ke posisi tiga dengan mengantongi 3 poin, sama dengan Feyenoord yang berada di urutan kedua. Klub Turki Fenerbahce sementara berada di puncak klasemen grup dengan 4 poin.

Sedikit Rasa Sesal Wenger Atas Kemenangan Arsenal

Arsenal raih hasil positif yang cenderung impresif saat berhadapan dengan Basel. Tetapi di balik hal tersebut ada sedikit rasa sesal dari sang manajer The Gunners yaitu Arsene Wenger.

Arsenal berhasil menang dengan skor 2-0 ketika berhadapan dengan Basel yang berlangsung pada hari Kamis (29/9/2016) dinihari WIB, di Emirates Stadium. 2 buah angka yang diciptakan oleh Theo Walcott pastikan tim yang di besut oleh Wenger tersebut raih angka penuh di depan suporter sendiri.

Laga berlangsung cenderung nyaman bagi Arsenal. Tidak cuma unggul lewat penguasaan bola yang sampai dengan 58 persen, Arsenal pun memiliki banyak peluang.

Tercatat ada 13 upaya dengan 8 di antaranya yang tepat sasaran. Pada sisi lain, keunggulan Arsenal berhasil menahan kesempatan untuk Basel, dengan cuma menghasilkan 5 percobaan dengan dua darinya yang mengarah ke gawang.

Walau begitu, ada secuil rasa sesal yang dirasakan Wenger. Manajer yang berasal dari Prancis tersebut menganggap timnya dapat raih kemenangan lebih besar kalau saja penyelesaian akhir lebih oke.

Nyatanya dari 8 upaya yang mengarah ke gawang cuma 2 yang berhasil menjadi angka sedikit banyak memperlihatkan Arsenal sedikit melewati peluangnya. Ambil contoh Alexis Sanchez, paling tidak raih 2 peluang emas di mana tinggal menghadapi sang penjaga gawang, tetapi malah gagal menuntaskannya.

“Pada babak pertama, hal tersebut merupakan sebuah laga dengan kualitas oke. Kecepatannya, kualitas dari pergerakan kami, kualitas tekniknya. Kami ciptakan beberapa keadaan yang mengancam,” ujar Wenger.

“Saya ingin selamatkan tim untuk kualitas yang mereka tampilkan pada malam ini. Satu-satunya hal yang saya sesali ialah kami tak cukup tuntangkan beberapa kesempatan kami. Namun ini basis yang baik untuk mencoba lebih banyak hasil positif.”

Arsenal memang bermain lebih trengginas pada babak pertama. Lewat 8 percobaan yang mengarah ke gawang, 7 tercatat pada paruh pertama. Ketujuhnya cuma lewat 9 percobaan.

Navas Masih Disanjung Zidane Usai Akui Kesalahan

Penjaga gawang Real Madrid yaitu Keylor Navas akui bikin blunder dalam hasil imbang 2-2 ketika berhadapan dengan Borussia Dortmund. Tetapi, performa Navas masih membuat Zinedine Zidane puas.

Melangsungkan laga pada hari Rabu (28/9/2016) dinihari WIB, di Signal Iduna Park, Madrid unggul lebih awal lewat angka yang dicetak oleh Cristiano Ronaldo pada menit 17. Lalu Dortmund menciptakan angka pembalas di alhir babak pertama lewat Pierre-Emerick Aubameyang.

Angka pertama Dortmund itu tercipta usai penjaga gawang internasional Kosta Rika tersebut memilih untuk tepis bola hasil sepakan bebas Raphael Guerreiro. Bola lalu terbentur teman satu timnya sendiri yaitu Raphael Varane, sebelum disontek oleh Aubameyang dari jarak dekat.

“Saya lakukan sebuah kesalahan di angka pertama yang tercipta oleh Dortmund. Kami bakal bekerja sampai hal itu tidak akan terulang lagi,” ujar Navas setelah laga.

“Bolanya membuat saya terkejut, saya ambil keputusan yang tak seharusnya dan membuat kami kemasukan angka.”

“Kami bakal berusaha lewat detil-detil tersebut sampai hal yang sama tak akan terulang lagi.”

Ini merupakan laga pertama Navas dari melangsungkan operasi. Walaupun membuat blunder, Navas sukses ciptakan 8 kali penyelamatan, rekor paling banyak untuk dirinya sejak bermain untuk Madrid.

“Ia bermain amat baik. Secara menyeluruh ia melangsungkan laga yang baik,” ucap Zidane.

“Ia tak bermain selama 4 bulan tanpa tampil dan ia bermain oke di laga yang berlangsung di stadion yang sulit.”

“Ia mempunyai karakter untuk dapat tampil di mana saja. Angka yang diciptakan Dortmund tersebutlah merupakan kurang beruntung. Hal tersebut dapat terjadi. Saya merasa senang dengan ia,” kata sang pelatih Madrid itu.

Kabar Zidane Bertengkar dengan Ronaldo, Kroos Sebut Dilebihkan

Toni Kroos katakana bahwa tak ada perkelahian yang berlangsung antara Zinedine Zidane dengan Cristiano Ronaldo. Yang terdengar cumalah isu yang dilebihkan.

Kabar itu diawali saat Ronaldo keluar dari lapangan untuk diganti oleh Lucas Vazquez di laga antara Real Madrid melawan Las Palmas pada hari Minggu (25/9) dini hari WIB. Ronaldo dikeluarkan dari lapangan pada menit 72 di pertandingan yang berakhir dengan skor imbang 2-2 tersebut dan melihat sisa laga di pinggir lapangan.

Ketika menyaksikan laga lewat pinggir lapangan tersebutlah Ronaldo dirumorkan mengatakan kata kasar pada Zidane. Kabar tersebut langsung tidak dibenarkan oleh Zidane. Bagi sang pelatih, tak heran kalau ada pemain yang merasa kesal ketika posisinya digantikan oleh pemain lain. Tetapi, keputusannya untuk mengganti Ronaldo telah dipikirkan matang-matang.

“Ini semua untuk kebaikan si pemain,” ucap Zidane, merujuk kalau Madrid mempunyai pertandingan penting tengah pekan ini yaitu berhadapan dengan Borussia Dortmund di matchday II Liga Champions.

Kroos juga setuju dengan ucapan pelatihnya itu. Pemain gelandang yang berasal dari Jerman tersebut mengatakan, Ronaldo lakukan latihan seperti mana biasanya usai diganti pada akhir pekan kemarin dan ikatan dirinya dengan Zidane berlangsung baik.

“Beritanya yang terdengar dilebihkan,” kata Kroos.

“Tak mungkin untuk seorang pemain tampil dalam 60 laga semusim. Pelatihlah yang putuskan siapa yang tampil dan siapa yang akan digantikan oleh pemain lain.”

“Ronaldo ikut serta dalam latihan dan semuanya berjalan baik-baik saja, sama seperti sebelum laga yang lalu. Ia siap untuk tampil besok,” imbuh Kroos.

Griezmann dan Gameiro Disanjung

Antoine Griezmann bisa menjadi sosok pahlawan bagi Atletico Madrid dengan angka tunggalnya. Namun, Kevin Gameiro pun pantas diberi sanjungan.

Di laga menghadapi Deportivo La Coruna pada hari Minggu (25/9/2016) malam WIB, Atletico berhasil menang dengan skor 1-0 dengan angka semata wayang yang berhasil diciptakan oleh Griezmann pada menit 70. Jelang angka Griezmann tersebut, Atletico raih banyak kesempatan, tetapi seringkali penuntasan akhir mereka terbilang buruk.

Tercatat, Atletico lakukan 21 percobaan sedari laga, namun cuma 5 di antaranya yang mengarah ke gawang. Tak hanya angka yang diciptakan Griezmann, 4 peluang yang mengarah ke gawang lainnya dipatahkan oleh penjaga gawang Deportivo yaitu German Lux.

Saat merasa perlukan perubahan, Diego Simeone sang pelatih Atletico turunkan Kevin Gameiro di menit 59. Pemain depan yang berasal dari Prancis tersebut masuk untuk gantikan posisi Yannick Ferreira Carrasco.

Keputusan yang diambil oleh Simeone terbukti manjur. Gameiro-lah yang memulaii tercetaknya angka untuk Atletico. Lewat sisi kanan, pemain yang berumur 29 tahun tersebut kirimkan operan datar ke depan gawang Deportivo yang selanjutnya disambut oleh Griezmann.

“Hadirnya Gameiro sangat tentukan. Ia bermain amat baik dan menjadi penentu dengan pergerakannya sebelum terciptanya angka,” ucap Simeone.

Gameiro baru bergabung di musim ini. Dia direkurt oleh Atletico dari Sevilla dengan dana transfer sampai dengan 32 juta euro. Simeone memiliki harapan Gameiro akan makin padu bersama Grie

Antoine Griezmann bisa menjadi sosok pahlawan bagi Atletico Madrid dengan angka tunggalnya. Namun, Kevin Gameiro pun pantas diberi sanjungan.

Di laga menghadapi Deportivo La Coruna pada hari Minggu (25/9/2016) malam WIB, Atletico berhasil menang dengan skor 1-0 dengan angka semata wayang yang berhasil diciptakan oleh Griezmann pada menit 70. Jelang angka Griezmann tersebut, Atletico raih banyak kesempatan, tetapi seringkali penuntasan akhir mereka terbilang buruk.

Tercatat, Atletico lakukan 21 percobaan sedari laga, namun cuma 5 di antaranya yang mengarah ke gawang. Tak hanya angka yang diciptakan Griezmann, 4 peluang yang mengarah ke gawang lainnya dipatahkan oleh penjaga gawang Deportivo yaitu German Lux.

Saat merasa perlukan perubahan, Diego Simeone sang pelatih Atletico turunkan Kevin Gameiro di menit 59. Pemain depan yang berasal dari Prancis tersebut masuk untuk gantikan posisi Yannick Ferreira Carrasco.

Keputusan yang diambil oleh Simeone terbukti manjur. Gameiro-lah yang memulaii tercetaknya angka untuk Atletico. Lewat sisi kanan, pemain yang berumur 29 tahun tersebut kirimkan operan datar ke depan gawang Deportivo yang selanjutnya disambut oleh Griezmann.

“Hadirnya Gameiro sangat tentukan. Ia bermain amat baik dan menjadi penentu dengan pergerakannya sebelum terciptanya angka,” ucap Simeone.

Gameiro baru bergabung di musim ini. Dia direkurt oleh Atletico dari Sevilla dengan dana transfer sampai dengan 32 juta euro. Simeone memiliki harapan Gameiro akan makin padu bersama Griezmann seiring berjalannya waktu.

“Ia dan Griezmann saling kenal, namun mereka masih perlu lebih banyak waktu. Gameiro balum lama bergabung dan masih pelu waktu untuk susaikan dengan cara permainan yang berbeda,” ujar Simeone.

“Ia dan Griezmann saling kenal, namun mereka masih perlu lebih banyak waktu. Gameiro balum lama bergabung dan masih pelu waktu untuk susaikan dengan cara permainan yang berbeda,” ujar Simeone.

Tanpa Messi Apa Jadinya Barcelona?

Lionel Messi selama 3 pekan tak akan main karena cedera yang dialami olehnya. Walau masih memiliki pemain andalan lain seperti Neymar dan Luis Suarez, tanpa adanya Messi secara statistik terbukti masih berpengaruh pada penampilan The Catalans.

Dari musim 2006/2007, Messi hanya tak ikut pada 97 laga Barca di semua ajang. Sebagian besar berlangsung dikarenakan pemain bintang yang berasal dari Argentina tersebut alami cedera, sedangkan untuk putaran atau absen karena bermain untuk negaranya dapat dikatakan minim.

Kalau Messi ada pada skuat Barca dan turun ke lapangan, peluang menang The Catalans hingga 70 persen. Sementara hasil imbang dan kalah masing-masing hanya mencapai 19 dan 11 persen saja.

Sedangkan kalau Messi tak ikut main, peluang Barcelona untuk menang akan menurun, walau tak banyak. Tanpa adanya Messi, peluang mereka turun menjadi 66 persen. Hasil imbang jadi 21 persen dan kalah menjadi 13 persen.

Sedangkan untuk urusan cetak angka, rata-rata angka Barcelona melangsungkan laga kalau ada Messi ialah 2,65. Sedangkan tanpa adanya Messi, Barca masuki rata-rata 2,3 angka tiap laga.

Biarpun demikian, hal tersebut tak memperlihatkan keadaan sesungguhnya ketika Barcelona tanpa adanya Messi. Di sejumlah pertandingan, yang utama di kompetisi Copa del Rey, Barca masih bisa menang besar walaupun tanpa adanya Messi. Hal tersebut terjadi karena lawan yang dilawan ialah klub semenjana. Sedangkan di sejumlah pertandingan berhadapan dengan tim kuat, Tanpa ada Messi bakal berpengaruh besar.

Messi mendapat cedera pada bagian pangkal paha ketika Barcelona berhadapan dengan Atletico Madrid pada tengah pekan ini. Cedera itu diprediksi bakal membuat dirinya tak merumput hingga 3 pekan. Beberapa pertandingan yang berpeluang tanpa ada Messi ialah Sporting Gijon (La Liga), Borussia Moenchengladbach (Liga Champions), Celta Vigo (LL) dan Deportivo La Coruna (LL).

Robben Comeback dengan Cetak Angka

Bayern Munich berhasil menang telak ketika berhadapan dengan Hertha Berlin serta dengan sebuah momen luar biasa. Arjen Robben yang telah lama tak bermain pada akhirnya kembali dengan menciptakan angka.

Menghadapai Hertha dinihari WIB tadi, di Allianz Arena, Bayern meraih hasil positif dengan skor akhir 3-0. Robben belum lama tampil di menit 65 dengan gantikan posisi Thomas Mueller. Winger yang berasal dari Belanda tersebut terlihat tegang sebelum turun ke lapangan.

3 menit usai datangnya Robben, Bayern sukses perbesar skor dengan angka yang dicetak oleh Thiago Alcantara. Kemudian pada menit 72, Robben memastikan kemenangan tim besutannya setelah mencatatkan angka ketiga dengan cara yang menjadi kebiasaannya.

Pada bagian kanan area penalti, Robben menusuk ke dalam sebelum lesatkan sepakan kaki kiri melambung yang masuk ke dalam jala bagian atas gawang Hertha. Hal tersebut merupakan angka pertama baginya sedari terakhir kali bermain merumput di bulan Maret 2016. Sepanjang ini Robben mengalami cedera adductor dan hamstring.

“Saya merasa tegang saat masuk ke lapangan,” ucap Robben pada situs resmi milik klub.

“hal tersebut merupakan sebuah waktu yang membahagiakan. Saya telah bekerja amat keras untuk dapat kembali. Anda tak dapat membayangkannya. Saya amat senang.”

Tak hanya Robben, Bayern pun memainkan pemain bek tengah yaitu Jerome Boateng yang alami cedera serius ketika bermain untuk Jerman di Piala Eropa 2016 kemarin. Boateng telah dapat tampil lebih lama usai tunjukkan performa singkat dalam 7 menit ketika berhadapan dengan Ingolstadt, akhir pekan kemarin.

“Lewat Jerome Boateng dan Arjen Robben kami mempunyai para pemain yang kembali dari cedera. Semuanya tak ada yang perlu di khawatirkan,” ujar pelatih Bayern Carlo Ancelotti.

‘Liverpool Bisa Menjadi Lebih Oke Lagi’

Hasil positif yang impresif dari Liverpool ketika berhadapan dengan laga Derby County telah membuat Juergen Klopp merasa puas. Namun baginya, Liverpool masih dapat menjadi lebih oke lagi dari itu.

Liverpool berhasil menang dengan skor 3-0 ketika melangsungkan laga yang berlangsung pada hari Rabu (21/9/2016) dinihari WIB, di Pride Park. Pada pertandingan babak ketiga Piala Liga Inggris. Ketiga angka yang diciptakan anak asuh Merseyside diciptakan oleh Ragnar Klavan, Philippe Coutinho, dan Divock Origi.

Pada babak ini, Liverpool hampir tidak tersentuh. Mereka memegang kendali bola dengan persentase hingga 60 persen. Tentang kesempatan anak asuh Klopp pun amat dominan dan tidak berikan banyak peluang untuk tuan rumah.

Liverpool lepaskan 16 sepakan dengan 7 di antaranya on target. Sedangkan Derby melakukan 4 percobaan dengan 2 di antaranya mengarah ke gawang.

Dominan dan menang impresif, Klopp melihat hal tersebut masih jauh dengan performa maksimal. Walau demikian, ia merasa puas dengan penampilan dari para pemainnya sambil berharap dapat mengasah lagi untuk beberapa pertandingan selanjutnya.

“Kami lebih oke dan pantas raih kemenangan, kami buat sejumlah kesempatan. Dapatkan kami bermain lebih oke? Tentu, Pastinya. Apakah hal tersebut penting pada malam ini? Tidak, sebab itu merupakan sesuatu yang ingin Anda raih,” ujar Klopp pada situs resmi milik klub.

“Anda harus bermain 100 persen profesional, namun amat bersungguh-sungguh, dan melangsungkan pertandingan seperti ini sebagaimana seharusnya. Mereka mungkin saja merepotkan, namun pertandingannya tak mudah karena performa yang kami tunjukkan.”

“Lawan seharusnya siap untuk semua kesempatan, namun kami tak berikan mereka peluang. Maka itu bagus. Babak pertama, kami semestinya dapat sedikit lebih oke pada umpan-umpan akhir. Babak kedua, kami semestinya dapat tampil lebih oke pada sisi menyerang balik,” ucapnya.

Kemenangan melawan Derby bikin Liverpool melangkah ke babak 4 Piala Liga Inggris. Musim kemarin, mereka finis sebagai runner-up ajang ini.

Performa Sebenarnya dari Inter Saat Hadapi Juve

Inter Milan berhasil membuat malu tim yang menjadi juara bertahan di Liga Italia yaitu Juventus. Nerazzurri dikatakan dapat memperlihatkan performa sebenarnya pada pertandingan menghadapi Bianconeri.

Ketika melangsungkan laga pada hari Senin (19/9/2016) dini hari WIB, di Giuseppe Meazza, Inter raih hasil positif dengan skor akhir 2-1. Hasil baik tersebut diraih oleh tim yang di besut oleh Frank De Boer dengan sulit.

Inter tertinggal lebih awal setelah Stephan Lichtsteiner mencetak satu angka pada menit 66 melanjutkan umpan silang yang dilakukan oleh Alex Sandro.

Inter membalah angka tersebut dengan bergegas usai Mauro Icardi menciptakan angka lewat memanfaatkan umpan sudut dari Ever Banega pada menit 68.

Inter pastikan kemenangannya pada menit 78 ketika Ivan Perisic dapat mencatatkan namanya pada papan skor. Ia menanduk umpan yang dilesatkan Icardi di dalam area penalti.

Pemain belakang Inter yaitu Davide Santon, mengatakan kalau performa La Beneamata baru terlihat di pertandingan menghadapi Juve ini.

“Anda menyaksikan Inter dengan performa yang aslinya pada malam ini. Memberi tekanan kepada lawan Anda dan meraih bayaran, Juventus pun melakukan kesalahan,” ujar Santon seperti dilansir pada situs resmi milik Inter.

Inter bakal melangsungkan laga menghadapi Empoli pada tengah pekan ini. Mereka bakal melangsungkan laga di kandang Empoli pada hari Kamis (22/9) dini hari WIB.

“Kami memiliki pertandingan lain pada hari Rabu dan kami perlu pastikan kalau kami bakal bersiap untuk hal tersebut,” ucap pemain bek yang sempat bermain untuk Newcastle United tersebut.

Madrid Samakan Rekor Barcelona Menang Beruntun

Sebuah sejarah dituliskan oleh Real Madrid setelah mempermalukan Espanyol dengan skor 2-0. Madrid resmi samakan rekor yang dicatatkan oleh Barcelona dengan berhasil raih kemenangan panjang berturut-turut di liga.

Melangsungkan laga pada hari Senin (19/9/2016) dinihari WIB, di Cornella El-Prat, El Real sukses raih poin penuh lewat angka yang dicetak oleh James Rodriguez dan Karim Benzema, yang diciptakan pada masing-masing babak.

Kemenangan itu adalah yang ke 16 secara beruntun yang diraih oleh Madrid semenjak kalah melawan Atletico Madrid dengan skor 0-1 pada laga yang berlangsung di Santiago Bernabeu pada bulan Februari 2016. Statistik mencatat, kalau Madrid sekarang ini menjadi tim nomor 2 dengan rekor tersebut usai Barcelona-nya Josep Guardiola berada di puncak pada musim 2010-2011.

“Kami tampilkan laga yang luar biasa sejak awal dengan fokus dan semangat. Cara paling oke untuk raih 3poin ialah bermain seperti yang kami mainkan pada hari ini,” ucap sang pelatih Madrid yaitu Zinedine Zidane.

“Tentunya, rekor memiliki arti banyak bagi kami karena hal tersebut adalah hal yang membuktikan dari pekerjaan fenomenal yang dilakukan oleh para pemain. Meraih kemenangan merupakan hal yang utama namun amat senang juga mempunyai sebuah rekor seperti ini.”

Madrid pun sudah tak pernah kalah pada 17 laga kompetitif terakhirnya di semua ajang. Terakhir kali, Los Merengues mendapatkan hasil negatif ketika berhadapan dengan Wolfsburg dengan skor 2-0 di pertandingan leg I babak perempatfinal Liga Champions 2015-2016.

Sekarang, Madrid mungkin saja memecahkan rekor kemenangan paling panjang secara berturut-turut dengan langkah 17 laga jika dapat menangkan laga atas Villarreal yang berlangsung pada hari Kamis (22/9) dinihari WIB.