Napoli Pastikan Juara Grup Usai Tundukkan Benfica

Napoli pastikan dirinya lolos ke tahap gugur di ajang Liga Champions menjadi juara di grup B. Kepastian tersebut diraih usai berhasil menangkan laga atas Benfica dengan skor 2-1.

Lewat pertandingan yang berlangsung pada hari Rabu (7/12/2016) dinihari WIB, di Estadio da Luz, Napoli dan Benfica sesungguhnya berhadapan dengan keadaan yang terbilang sulit. Mereka sama-sama perlukan hasil positif untuk pertahankan peluang lolos menjadi juara grup, karena pada pertandingan lain Besiktas pun masih miliki kesempatan yang sama besar.

Namun seiring berjalannya pertandingan selanjutnya keadaan jadi menarik. Hingga turun minum, Besiktas bahkan telah tertinggal dengan skor 0-4 dari Dinamo Kiev dan perlu tampil dengan sisa 10 orang. Kesempatan mereka hanya untuk lolos pun tak lah mudah.

Tak terkait dengan hasil itu, walau demikian Napoli dan Benfica pun masih perlu rebutkan tempat juara grup. Usai temui kebuntuan pada babak pertama, Napoli raih hasil positif pada menit 60 lewat Jose Callejon dan Dries Mertens menggandakannya pada menit 79.

Usaha yang dilakukan Benfica untuk selamatkan laga hanya berhasil ciptakan 1 angka lewat Raul Jimenez pada menit 87. Napoli lalu menangkan laga dengan skor 2-1. Pada titik ini, Besiktas pada partai lainnya harus kalah dengan skor 0-6 saat berhadapan dengan Dinamo.

Hasilnya Napoli berhasil menjadi juara di grup B dengan mengoleksi poin 11, dibuntuti oleh Benfica dengan 8 poin. Besiktas perlu merasa puas terlempar ke Liga Europa dengan poin 7, sedangkan Dinamo finis pada urutan bawah dengan poin 5.

Susunan pemain:

Benfica: Ederson; Semedo, Luisao, Lindelof, Almeida; Salvio Mitroglou 81′), Pizzi, Fejsa, Cervi (Carrillo 68′); Jimenez, Guedes (Rafa 57′)

Napoli: Reina; Hysaj, Albiol, Koulibaly, Ghoulam; Allan, Diawara, Hamsik (Zielinski 72′); Callejon, Gabbiadini (Mertens 57′), Insigne (Rog 81′)

Bayaran Tak Tahan Perpanjang Kontrak Sanchez dan Oezil

Pada bagian gaji dikatakan menahan jalannya negosiasi perpanjang kontrak Alexis Sanchez dan Mesut Oezil. Sang manajer Arsenal yaitu Arsene Wenger, membantah hal tersebut.

Kontrak yang dimiliki oleh kedua pemain itu hanya tinggal sisa 2 tahun lagi. Tetapi, jelang berjalannya ajang Premier League akhir pekan ini, masih belum ada kata pasti tentang kontrak baru yang akan diberikan untuk Oezil dan Sanchez.

Tak heran kalau hal tersebut biki para pendukung Arsenal merasa was-was sebab Sanchez dan Oezil berkemungkinan pindah ke klub besar lainnya, yang berani tawarkan gaji lebih besar pada 2 pemain tersebut.

Malah kabar kepindahan Oezil sudah mulai terdengar sedari sejumlah pekan terakhir menyusul munculnya ketertarikan dari Real Madrid pada dirinya. Ditambah Oezil tidak menutup bahwa mungkin saja dirinya kembali bermain untuk Madrid.

Sedangkan Sanchez selalu digoda oleh sejumlah klub besar Eropa antara lain ada Paris-St Germain, Real Madrid, Juventus, serta Inter Milan. Penampilan Sanchez yang semakin apik menjadi penyebabnya.

Bukan Arsenal tak ingin menambah panjang kontrak untuk kedua pemain, namun hingga sekarang ini gaji dikabarkan masih menjadi persoalan utama. Sanchez dan Oezil diberitakan meminta bayaran yang jumlahnya sama dengan Paul Pogba, yaitu 290 ribu poundsterling tiap pekan.

Namun, Wenger bantah berita tersebut sambil tegaskan negosiasi kontrak masih berlangsung dengan baik.

“Saya ingin bilang kalau kemewahan pada sepakbola modern tersebut bukan cuma tentang uang,” ucap Wenger.

“Para pemain tentu harapkan sebuah bayaran yang besar. Uang tersebut tentu berarti pentung untuk tiap orang,” lanjutnya.

“Anda bakal lebih sering lakukan negosiasi dengan para agen dibanding para pemain, maka kami masih berada pada sesi negosiasi, tentu semua berlangsung seperti biasa,” demikian kata Wenger.

Oezil, yang direkrut dari Arsenal dengan pecahkan rekor transfer klub di tahun 2013 silam, bermain meyakinkan pada musim kemarin dengan ciptakan 19 assist pada ajang Premier League. Sedangkan Sanchez ciptakan 13 angka lewat 30 performa di Premier League musim kemarin.

Schweinsteiger Tetap di MU Sampai Akhir Musim

Bastian Schweinsteiger ada kesempatan untul lebih lama di Manchester United hingga akhir musim ini. Jose Mourinho indikasikan tidak bakal menaruh Schweinsteiger di bursa bulan Januari.

Bekas kapten Bayern Munich dan juga tim nasional Jerman tersebut melangsungkan pertandingan pertamanya di pimpin oleh Mourinho dengan dijadikan pemain pengganti ketika MU menangkan laga atas West Ham dengan skor 4-1 di partai perempatfinal Piala Liga Inggris, tengah pekan ini.

Sempat Schweinsteiger gencar dihubungkan dengan hijrahnya dari Old Trafford. Pemain gelandang yang berumur 32 tahun tersebut dinilai menjadi pemain surplus dan pernah berbincang dengan klub MLS Chicago Fire dan sejumlah klub lainnya di Amerika Serikat.

Kontrak yang mengikat Schweinsteiger masih ada sisa hingga tahun 2018. Mourinho nyatakan, masih ingin menggunakan jasa si pemain tersebut.”

“Tentunya ia dapat [tetap ada setelah bursa Januari]. Saat Anda miliki kontrak dengan sebuah klub, Anda yang mempunyai kekuatan,” ucap sang manajer MU tersebut.

“Ia dapat menolong kami. Dia merupakan seorang pemain dalam skuat kami dan dia sedang melakukan usaha agar raih peluang untuk tampil lebih sering.”

“Pada musim panas kami berusaha bikin sesuatu supaya Bastian raih sebuah karier dunianya yang berbeda, namun ia merupakan kubu yang kuat dan telah putuhskan untuk tetap bertahan, walaupun dalam keadaan yang tidak mudah.”

“Ia bekerja untuk hal tersebut dan layak raih rasa senang lewat laga terakhir kami … saya suka dengan orang-orang yang tak kenal menyerah,” ujar Mourinho.

Hiraukan Sorotan, Benzema Kensentrasi Cetak Angka

Pemain striker Real Madrid yaitu Karim Benzema tidak pikirkan sorotan yang membedakan dirinya dengan Alvaro Morata. Namun Benzema berharap ‘bicara’ dengan statistik.

Pada musim ini, striker Prancis tersebut baru sumbang 6 angka di 16 performanya untuk El Real. Sedangkan sang rekan satu timnya yaitu Morata, lebih tajam lewat 8 angka yang diciptakan lewat 17 performa yang sebagaian besar lewat bangku cadangan.

Hasilnya tempat Benzema menjadi starter pun dispekulasikan. Tak sedikit yang menganggap kalau Morata harusnya gantikan Benzema menjadi trisula bersama Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale.

Walau begitu, Benzema nyatanya terus produktif. Di 6 musim terakhir, pemain striker yang berumur 28 tahun tersebut terus bisa ciptakan angka paling tidak 20 angka di semua ajang.

“Biar statistik yang membuktikan. Sorotan cuma sebatas kata-kata saja, bukanlah soal angka,” jawab Benzema.

“Ini (sorotan) merupakan bagian dari pekerjaan saya dan hidup saya menjadi seorang pemain dari Real Madrid.”

Benzema bakal bermain untuk Madrid ketika bertamu ke Barcelona pada hari Sabtu (3/12/2016), di Camp Nou. Bermodalkan dari konsistensi yang lebih oke dibandingkan sang rival, Benzema percaya diri.

“Kami pun mempunyai tekanan, sebab Clasico merupakan soal reputasi. Namun kami akan menangkan laga yang terakhir,” kata dia.

Terhentinya Laju Tak Pernah Kalah The Gunners

Arsenal tergusur pada Piala Liga Inggris setelah kalah berhadapan dengan Southampton. Kekalahan tersebut ikut tandakan berhentinya langkah tak pernah kalah dari The Gunners.

Bermain di depan publik sendiri pada hari Kamis (1/12/2016) dinihari WIB, di Stadion Emirates, Arsenal mau tak mau menyerah dengan skor 0-2. Lolosnya The Saints ke babak semifinal ditentukan lewat angka yang diciptakan oleh Jordy Claise dan Ryan Bertrand yang tercetak pada babak kedua.

Untuk Arsenal, kekalahan tersebut merupakan yang pertama kali di 19 laga kompetitif semasa musim ini. Satu-satunya hasil negatif lain yang diterima oleh tim London Utara tersebut ialah ketika kalah melawan Liverpool dengan skor 3-4 di pertandingan pembuka Premier League.

Sang manajer Arsenal yaitu Arsene Wenger akui kalau dirinya merasa kecewa dengan performa dari timnya. Wenger sekarang ingin agar deretan tak pernah kalahnya Arsenal terus berlangsung pada Premier League.

“Saya tak merasa saya dapat mengeluh dengan momentum di ajang Premier League, hal tersebut krusial bagi kami,” ujar Wenger pada situs resmi Arsenal.

“Saya mengetahui kalau pada Piala Liga hal tersebut dapat terjadi namun lebih mengecewakan ketika kalah pada saat laga dibanding langkah tak pernah kalah yang kami jalani.”

“Langkah tersebut ingin kami tahan terus di Premier league, namun saya merasa amat kecewa pada malam ini sebab ada banyak pertanyaan untuk semua hal penting. Anda mengetahui, saat 45 menit pertama laga kami.”

Pada akhir pekan ini, Arsenal bakal melangsungkan laga Derby London dengan berkunjung ke markas West Ham pada hari Minggu (4/12/2016) dinihari WIB.

Arsenal Bakal Tampilkan Gabungan Pemain Muda dengan yang Berpengalaman

Sang manajer Arsenal yaitu Arsene Wenger, telah memiliki gambaran tentang gabungan para pemain untuk pertandingan menghadapi Southampton. Wenger bakal turunkan kombinasi antara para pemain muda dan para pemain berpengalaman.

Arsenal bakal berhadapan dengan Southampton di pertandingan perempatfinal Piala Liga Inggris yang berlangsung pada hari Kamis (1/12/2016) dinihari WIB, di Emirates Stadium. Untuk pertandingan itu, The Gunners tak bakal memainkan Olivier Giroud (karena cedera pangkal paha) dan juga Mathieu Debuchy (cedera bagian hamstring). Sedangkan Lucas Perez telah kembali pulih dari cedera pada bagian engkel dan bersiap untuk kembali tampil.

“Lucas terdaftar dalam skuat,” ucap Wenger pada situs resmi klub.

“Kami bakal mainkan gabungan antara para pemain muda dan para pemain berpengalaman, namun 90 persen masih pemain dari tim utama,” ujarnya.

Salah seorang pemain yang bakal diturunkan oleh Wenger ialah Carl Jenkinson. Jenkinson jadi opsi yang ditunjuk Wenger di bagian bek kanan usai Hector Bellerin mendapat cedera.

“Carl Jenkinson bakal tampil. Saya seutuhnya menepikan dia untuk istirahat ketika berhadapan dengan Bournemouth sebab ia belum lama ini tengah melangsungkan 2 laga besar (berhadapan dengan Manchester United dan Paris Saint-Germain) dan saya merasa ia perlu beristirahat,” kata Wenger.

“Terkadang, 3 pertandingan dalam satu pekan amat menguras mental. Carl besok bakal tampil lagi dan kami bakal mainkan Gabriel di tempat bek tengah, dan kemudian kita lihat saja pada hari Sabtu,” imbuhnya.

Di akhir pekan ini, Arsenal bakal bertemu dengan West Ham United di markas lawan dalam laga lanjutan Premier League.

Inter Tundukkan Fiorentina 4-2

Inter Milan sukses atasi perlawanan ketat yang ditunjukkan Fiorentina di giornata 14 Serie A. Nerazzurri tundukkan La Viola dengan skor 4-2.

Menjadi tuan rumah menghadapi Fiorentina pada hari Selasa (29/11/2016) dinihari WIB, di Stadion Giuseppe Meazza, Inter awali laga dengan cara yang hebat. Dalam waktu laga yang belum berjalan 20 menit, tim tuan rumah telah lebih dulu unggul dengan 3 angka yang tercipta lewat 3 pemain mereka yaitu Marcelo Brozovic, Antonio Candreva, dan Mauro Icardi.

Brozovic awali skor di menit ketiga. Sepakan keras kaki kanannya membuat bergetar gawang Fiorentina yang dijaga oleh Ciprian Tatarusanu.

Masuk di menit 9, Inter membuat ganda keunggulan mereka jadi 2-0. Candreva seperti raih durian runtuh saat Tatarusanu membuat belok umpan silang Ivan Perisic ke tempatnya. Ia pun hanya perlu cocorkan bola ke dalam gawang.

Icardi bikin Inter semakin unggul dengan angka yang ia cetak di menit ke-19. Ia lakukan penampilan individu pada area penalti Fiorentina dan tundukkan 2 pemain bek lawan sebelum membuat Tatarusanu takhluk.

Fiorentina membuat semakin kecil ketertinggalan mereka jadi 1-3 di menit ke-37 dengan angka yang diciptakan oleh Nikola Kalinic. Kalinic menyambar umpan panjang dari Milan Badelj dan sontekan yang ia lakukan membuat Samir Handanovic takhluk.

Fiorentina kehilangan seorang pemain saat laga memasuki injury time babak pertama. Gonzalo Rodriguez diberi kartu merah langsung usai melanggar Icardi.

Walaupun kalah dari jumlah pemain di lapangan, Fiorentina malah dapat kembali ciptakan angka. Di menit 62, Josip Ilicic membobol gawang Inter usai sepakan kaki kirinya oleh Handanovic salah diantisipasi. Skor pun berubah menjadi 2-3.

Angka tersebut bikin Fiorentina semakin antusias untuk bikin skor menjadi imbang. Namun, hal tersebut menyisakan lubang pada garis pertahanan mereka.

Pada menit pertama injury time, Inter memastikan kemenangan mereka dengan angka kedua kalinya yang diciptakan oleh Icardi. Icardi dengan mudah lakukan sontek pada bola ke dalam gawang usai sepakan Perisic dimentahkan oleh Tatarusanu.

Lewat hasil ini, Inter naik ke urutan 8 klasemen Serie A dengan raih 21 poin. Fiorentina berada tepat di bawah mereka dengan mengoleksi 20 poin.

Susunan Pemain
Inter: Handanovic; D’Ambrosio, Ranocchia, Miranda, Ansaldi; Brozovic, Kondogbia (Joao Mario 46); Candreva (Eder 78), Banega (Melo 69), Perisic; Icardi

Fiorentina: Tatarusanu; Gonzalo Rodriguez, Salcedo, Astori, Milic (Tomovic 46); Badelj, Borja Valero; Tello (Perez 75), Ilicic, Bernardeschi (Chiesa 65); Kalinic

Herrera Bingung MU Tak Mudah Menang

Manchester United tak berhasil lagi meraih hasiul positif. Pemain gelandang ‘Setan Merah’ yaitu Ander Herrera merasa bingung sebab merasa timnya telah tampil oke.

MU tampil seri dengan skor 1-1 ketika berhadapan dengan West Ham United pada hari Minggu (27/11/2016) malam WIB. Ditinggal lebih awal, MU kemudian bangkit dan membuat kedudukan imbang. Tetapi mereka tidak dapat ciptakan angka kemenangan.

Skuat yang di besut oleh Jose Mourinho tersebut bermain unggul. 8 usaha yang tepat ke sasaran berbanding cuma 4 yang dimiliki oleh West Ham.

Hasil seri ini meneruskan langkah yang kurang baik dari MU. Di 10 pertandingan terakhir di Premier League, hanya 2 kemenangan yang didapat lewat 5 hasil seri dan 3 kali kalah.

Malah lewat 7 partai terakhir, cuma ada 1 hasil positif untuk mereka. Di Old Trafford, MU 4 kali sudah di pertandingan secara beruntun tidak menang, yang mana menjadi catatan perdana bulan Desember 1980 silam.

Herrera akui merasa bingung mengapa timnya sangat sulit raih hasil positif, sedangkan dilihat dari performa yang terbilang cenderung oke. Tetapi ia pun akui, lewat hal penuntasan akhir MU masih kurang baik.

“Pertandingan lain yang berlangsung serupa. Kami menguasai laga sepenuhnya sedari kick-off. Mereka ciptakan gol yang amat berturut dan selanjutnya kami dapat menguasai dan bikin sejumlah peluang,” ucapnya.

“Penjaga gawang mereka merupakan performa paling oke sekali lagi. Hal tersebut pun terjadi saat berhadapan dengan Stoke, Burnley, dan Arsenal. Kami tidak tahu apalagi yang perlu kami perbuat untuk raih kemenangan.”

“Kami miliki kontrol bola lebih besar disbanding para lawan. Saya tidak tahu mengapa pasti hal tersebut terjadi. Saya sempat miliki jalan seperti ini, namun tak dengan performa oke.”

“Cara kami tampil ialan menguasai semua laga sedari laga dimulai. Namun sepakbola itu merupakan tentang menciptakan angka dan mengakhiri kesempatan yang ada, dan kami tidak lakukan hal tersebut dengan baik. Hal tersebut benar,” ujar pemain gelandang yang berasal dari Spanyol ini.

Dua Torehan Rooney Usai Kemenangan atas Feyenoord

Wayne Rooney menyumbang sebuah gol dalam kemenangan telak Manchester United atas Feyenoord 4-0. Momen tersebut bikin 2 catatan untuk Rooney.

Melangsungkan pertandingan grup Liga Europa, MU penuhi tantangan Feyenoord pada hari senin (21/11/2016) dinihari WIB, di Old Trafford. ‘Setan Merah’ membuka pesta angkanya ke gawang wakil Belanda tersebut dengan angka yang diciptakan oleh Rooney pada menit ke-35.

Pada babak kedua, MU tambahkan 3 angka lainnya lewat Juan Mata, angka bunuh diri Brad Jones, dan Jesse Lingard. Kemenangan ini ikut menyalakan peluang untuk MU masuk ke babak knockout dengan berada di urutan kedua Grup A dengan membukukan 9 poin, berselisih 1 poin dengan Fenerbahce dan satu pertandingan sisa.

Untuk Rooney, angka tersebut bikin catatan cetak angkanya dengan MU jadi 248 angka. Rooney cuma perlu 1 angka lagi untuk samakan rekor angka sepanjang masa klub yang Bobby Charlton ciptakan (249).

Adapun, catatan lain yang diciptakan oleh kapten MU dan tim nasional Inggris tersebut. Rooney sekarang telah ciptakan 39 angka untuk MU di semua ajang Eropa, yang terbanyak pada klubnya lewati rekor sebelumnya yang diciptakan oleh Ruud van Nistelrooy (38).

“Ini merupakan sebuah kemenangan yang oke, kami merasa senang menciptakan 4 angka,” ucap Rooney setelah MU kalahkan Feyenoord.

“Angka kedua yang kami ciptakan telah membunuh laga, di dalam keunggulan dengan skor 1-0 Anda tak pernah tahu apa yang bakal berlangsung nantinya.”

“Rasanya sangat luar biasa untuk ciptakan banyak angka di klub ini, saya amat senang dan masih ada angka lain ke depannya.”

Sevilla Tunduk Oleh Juve, Vitolo Sebut Wasit Bikin Laga Berubah

Sevilla akhiri laga dengan sisa 10 pemain ketika ditundukkan oleh Juventus dengan skor 1-3. Pemain Sevilla yaitu Vitolo berang dengan beberapa keputusan yang sudah diambil oleh wasit.

Bermain di depan publik sendiri pada hari Rabu (23/11/2016) dinihari WIB, di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Los Rojiblancos cuma perlu hasil imbang untuk lolos ke partai 16 besar usai membukukan 10 poin. Tetapi, Sevilla meraih hasil akhir jauh dari harapan mereka.

Tim tuan rumah awali laga dengan menjanjikan setelah Nicolas Pareja menciptakan angka dengan cepat pada menit 9. Tetapi ketika pertandingan berlangsung 36 menit, Franco Vazquez diberi kartu kuning kedua (kartu merah) oleh Mark Clattenburg sebab ia megganjal Sami Khedira. Hasilnya Sevilla perlu melanjutkan laga dengan sisa 10 orang.

Jelang turun minum, Clattenburg berikan sebuah hadiah tendangan penalti pada Juventus diikuti dengan pelanggaran pada Leonardo Bonucci yang pernah diberi protes dari pihak Sevilla. Claudio Marchisio mengonversi penalti untuk membuat skor menjadi imbang.

Usai menciptakan angka balasan, Juventus berada di atas angin. Bianconeri kemudian tambahkan 2 angka di akhir babak kedua lewat Bonucci dan Mario Mandzukic untuk membuat pasti kemenangan serta masuk ke partai 16 besar.

Gusarannya para publik Sevilla bikin Clattenburg terpaksa dapat kawalan polisi ketika keluar dari lapangan ketika paruh waktu dan pada akhir laga.

“Kami telah ciptakan angka lebih awal dan tampil amat oke berhadapan dengan tim Italia tersebut, namun sang wasit menenggelamkan kami dengan 2 keputusan yang konyol,” ucap Vitolo.

“Kartu kuning pada Franco Vazquez yang kedua sungguh menjijikkan dan berikan sebuah penalti pada Juve sewaktu sebelum paruh waktu untuk sebuah pelanggaran yang ringan sungguh membuat kami buyar.”

Lewat hasil negatif ini, Sevilla bakal melangsungkan pertandingan penentuan kelolosan pada matchday terakhir di kandang Olympique Lyon.