Barcelona Ajukan Banding Terkait Bendera Catalan

Para suporter Barcelona tidak diizinkan untuk membawa dan juga melantangkan bendera Catalan di babak final Copa del Rey. Pihak El Barca memprotes dan ajukan banding karna hal itu.

Pada tengah pekan saat ini pemerintah Kota Madrid mengatakan tentang hal yang tak diperbolehkan untuk suporter Barcelona membawa dan mengibarkan bendera Catalan di pertandingan final Copa del Rey, pada hari Minggu (22/5/2016) di Vicente Calderon. Barcelona akan bertemu dengan Sevilla di laga itu.

Hal tersebut tentunya langsung diprotes oleh pihak Barca. Mereka menyatakan bahwa peraturan itu tak ada bedanya dengan menyerang kebebasan untuk berekspresi dan mengeluarkan apresiasi. Bukti sebagai sebuah protesnya, Presiden Josep Maria Bartomeu mengatakan tak akan dating untuk melihat pertandingan final.

Bukan hanya protes, Barcelona dengan resmi telah mengajukan banding ke pengadilan supaya larangan tersebut segera diangkat.

“FC Barcelona tepatnya pada hari ini (kamis) telah ajukan banding dengan administratif di Pengadilan Madrid untuk mempertahankan hak kami yang berlandasan dan klaim untuk menghapus larangan yang sebelumnya telah dikeluarkan oleh Pemerintah Community of Madrid,” begitulah pernyataan resmi Barcelona.

“Hal itu adalah tentang sebuah larangan para supporter kami membawa bendera Estelada di final Copa del Rey yang akan berlangsung pada hari Minggu, 22 Mei di Vicente Calderon, di pertandingan antara FC Barcelona dan Sevilla,” sambung pernyataan tersebut.

Tak hanya dari Pemerintah Madrid dan Spanyol yang merasa keberatan soal bendera Katalan. UEFA telah menjatuhkan sanksi denda 2 kali terhadap Barcelona akibat dari larangan tersebut di kompetisi yang mereka adakan. UEFA menilai kalau Estelada merupakan tanda politik yang akan menjadi provokatif dan ofensif dan juga taka da hubungannya dengan bidang olahraga.

Leave a Reply