Category Archives: Copa America Centenario

Brasil Keluarkan Dunga

Berakhir sudah periode kursi yang diduduki oleh Dunga sebagai pelatih tim Brasil. Pria yang sudah berumut 52 tahun itu sudah dipecat dikatikan dengan ketidak berhasilannya ‘Tim Samba’ di Copa America Centenario.

Pada hari Senin (13/6) lalu tepatnya, Brasil tergusur dari Copa America Centenario usai kalah melawan Peru dengan skor 0-1. Kekalahan itu mengakibatkan Brasil cuma mengoleksi 4 poin dan tak berhasil lewati babak grup. Sementara Peru sendiri berhasil meloloskan diri sebagai juara Grup B berdampingan dengan Ekuador.

Kekalahan itu termasuk hasil yang menyakitkan bagi Brasil. Tak cuma karena mereka mesti keluar, namun juga karena Raul Ruidiaz, yang menjadi pencetak angka satu-satunya bagi Peru di pertandingan tersebut, mencetak angkanya dengan tangan. Biarpun Ruidiaz mengatakan bola tersebut hanya bersentuhan dengan pahanya, reka ulang memperlihatkan bahwa bola bersentuhan dengan tangannya.

Dunga merasa murka. Tapi, dia juga tak dapat lari dari tanggung jawabnya sebagai seorang pelatih. Dia merupakan orang pertama yang dilihat berhubungan dengan tim besutannya yang gagal pada kompetisi besar. Setelah laga, Dunga bahkan mrngatkan kalau dirinya tak takut jika memang harus di keluarkan.

Pada hari Rabu tangal 15 juni dini hari WIB, yang dikatakan akhirya terjadi juga, Dunga dikeluarkan oleh federasi sepakbola Brasil pada akhirnya. Dunga bersama dengan staf pelatihnya dikeluarkan usai melaksanakan sebuah pertemuan bersama para pejabat paling tinggi CBF.

“Hasil akhir itu diputuskan saat melangsungkan perbincangan tadi malam dan, mulai sekarang, CBF akan melakukan proses untuk menunjuk staf baru dari tim nasional Brasil,” pernyataan dari CBF.

Ini merupakan yang kedua kali bagi Dunga dikeluarkan oleh Brasil. Pernah sebelumnya, dia memimpin Brasil sejak tahun 2006 sampai tahun 2010, sebelum Selecao tak berhasil di Piala Dunia tahun 2010. Yang membuatnya lalu dipecat dan digantikan posisinya oleh Mano Menezes.

Memasuki tahun 2014, Dunga mendapat peran lagi menjadi pelatih di Brasil usai Luiz Felipe Scolari dikatakan tidak berhasil pada Piala Dunia tahun 2014.