Category Archives: Liga Europa

MU Wajib Lolos Liga Champions

ander herrera

Pemain tengah Manchester United (MU) Ander Herrera menyatakan jika kelolosan ke Liga Champions musim mendatang menjadi harga mati untuk The Red Devils.

Agar bisa mentas di turnamen Liga Champions musim depan, United bisa lewat dua jalan. Yang pertama ialah finis empat besar klasemen Premier League. Saat ini mereka berada di posisi kelima klasemen atau berjarak empat poindari Manchester City di peringkat keempat.

Opsi kedua yakni Liga Europa. Setan Merah sekarang sudah mencapai babak semifinal dan punya modal kemenangan 1-0 atas Celta Vigo pada pertemuan pertama.

“Hal paling prioritas ialah bermain di Liga Champions musim depan. Saya sama sekali tak ragu, bagi klub ini amat krusial untuk berkompetisi di Liga Champions,” kata Herrera seperti dilansir Soccerway.

“Kami mengkoleksi dua trofi, Community Shield dan Piala Liga, dan kami bisa mempunyai musim yang sangat bagus apabila kami berhasil menjuarai Liga Europa. Sebelum itu kami wajib menghormati Celta karena mereka adalah lawan yang amat sulit.”

Herrera melihat Celta bisa memberi ancaman berbahaya. Oleh karena itu Setan Merah wajib tampil 100 persen ketika menjamu mereka di leg kedua.

“Celta selalu bikin gol dalam setiap laga yang mereka jalani pada kompetisi sehingga kami mewaspadainya. Mereka sebuah tim yang amat tangguh, berbahaya dan kami butuh dukungan suporter di kandang.”

“Saya serukan kepada mereka bila kami sangat membutuhkan mereka untuk menciptakan atmosfer yang baik, suasana yang sulit untuk lawan, yang bisa mendorong kami mencapai babak final. Laga ini takkan berjalan mudah,” Herrera menaambahkan.

Lihatlah Hari Kemarin Roma!

AS Roma Kembali tak berhasil menahan keunggulan yang diraihnya pada sebuah laga. Roma pun diminta untuk secepatnya belajar lewat kesalahan mereka dan tidak kembali melakukan kesalahan itu lagi.

Roma tidak dapat raih poin sempurna ketika berhadapan dengan Viktoria Plzen di matchday 1 Liga Europa. Giallorossi perlu menerima dengan 1 poin lewat laganya yang berlangsung pada hari Jumat (16/9/2016) dinihari WIB, Doosan Arena, Plzen, usai tampil imbang dengan skor 1-1 menghadapi tuan rumah.

Di pertandingan tersebu, Roma telah mendominasi laga dengan cepat ketika laga baru berlangsung 4 menit. Mereka unggul lewat eksekusi penalti yang dilakukan Diego Perotti yang diraih karena pelanggaran kepada Stephan El Shaarawy.

Namun Roma unggul cuma sampai 7 menit. Plzen dapat membuat kedudukan imbang lewat Marek Bakos yang melewati pengawalan Juan Jesus untuk menanduk bola.

Ini bukan yang pertama bagi Roma kehilangan keunggulan yang diraihnya. Lewat jumlah 6 laga kompetitif yang telah dilangsungkan pada semua ajang musim ini, Roma 4 kali sudah tak berhasil mempertahankan dominasinya. Pada 4 pertandingan itu, Roma cuma 1 kali menang (berhadapan dengan Sampdoria) dan 3 sisanya selesai dengan skor imbang (Menghadapi Porto, Cagliari, dan Plzen).

Perotti juga kecewa dengan kesalahan yang sering kali dari Roma itu. Pemain yang berasal dari Argentina tersebut ingin I Lupi dapat secepatnya membenahinya.

“Kami tak tampil dengan oke. Kami menciptakan angka dengan cepat namun kami mestinya dapat pertahankan keunggulan kami dengan lebih oke lagi,” ucap Perotti dikutip lewat situs resmi milik klub.

“Ini merupakan kesekian kalinya kami menciptakan angka lebih awal dan mereka membuat imbang kedudukan. Kami perlu benahi hal tersebut.”

“Kami tak tunjukkan performa paling oke kami. Mereka bermain oke dengan selalu fokus dan bertahan dengan amat oke, maka kami tak dapat raih cukup celah. Biar demikian, kami tak merasa sulit sama sekali,” sambung Perotti.

“Walau demikian, kami menangkan setiap laga dan kami tak boleh kembali membuat kesalahan ini di pertandingan selanjutnya,” ujar Perotti menegaskan.