Category Archives: Premier League

Karius Korbankan Olimpiade Demi Liverpool

Loris Karius seharusnya memiliki peluang untuk membantu Jerman pada Olimpiade 2016. Namun, hanya untuk bermain dengan Liverpool dari awal musim, ia rela mengorbankan kesempatan itu.

Karius merupakan salah seorang pemain yang dipinang oleh Juergen Klopp pada musim panas sekarang ini. Kiper yang berumur 23 tahun tersebut direkrut dari Mainz dengan total biaya transfer sebesar 4,7 juta poundsterling.

Karius ingin dapat menyingkirkan Simon Mignolet yang berada di urutan nomor 1 sebagai kiper The Reds. Sebab itulah, ia juga berupaya untuk membuat Klopp yakin dengan performa yang menjanjikan dalam pramusim.

Karius pun tidak menerima peluang untuk bermain pada Olimpiade 2016 dengan Jerman. Karena, kalau ia ikut dalam ajang Olimpiade, ia tak akan hadir di 2 pertandingan pertama pada Premier League dan bisa saja lebih dr itu. Akar sepakbola di Olimpiade 2016 bakal dilangsungkan pada tanggal 3-20 Agustus, sedangkan ajang Premier League akan diawali pada tanggal 13 Agustus.

“Saya berbincang bersama manajer dan kami katakana kalau tak mungkin bagiku untuk mengikuti ajang Olimpiade karena saya bakal melangsungkan 2 laga pada liga pertama di musim berikutnya dan tentunya saya berharap bisa ikut tampil disana,” ucap Karius.

“Kami telah sepakat kalau saya tak akan ikut ambil bagian di Olimpiade. Mula-mula saya berbincang dengan Juergen lalu bersama-sama kami berdiskusi dengan kubu Jerman yang berharap saya dapat ikut melangsungkan laga Olimpiade,” tandasnya.

“Hal utama yang ia pikirkan ialah klub. Lebih berarti kalau saya siap untuk tampil pada awal musim,” ujar Karius.

Liverpool akan bertemu dengan Arsenal di laga awal Premier League, tanggal 14 Agustus yang akan datang.

Rooney yang berada pada posisi Tengah, sanggup menundukkan Scholes.

Sosoknya yang merupakan pemain bersejarah Tottenham, yakni bernama Glenn Hoddle, sempat mengungkapkan bahwa dirinya merasa terkesima dengan salah seorang kapten di setan merah-yakni julukkan untuk Manchester United, bernama Wayne Rooney, yang kala itu tampil cukup baik di Wembley.

Dirinya sempat menuliskan kalimat pada Daily Mail: ” The Red Devils sudah layak dalam menjuarai Piala FA. Itu merupakan sebuah laga yang mana sepakbola posession mereka kontra dengan aksi serangan balik yang dilakukan Crystal Palace, seperti yang kita perkirakan pada sebelumnya.”

“Akan tetapi mereka lebih baik yaitu secara pribadi(masing-masing), dan sekaligus juga dengan hadirnya Wayne Rooney, yaitu posisinya yang berada pada barisan tengah. Dirinya adalah seorang man of the match, dan hal tersebut tak perlu diragukan lagi.”

“Dengan menjalani dan merasakan final sebuah trofi domestik, anda wajib untuk gembira. Akan tetapi untuk tambahan, Rooney berkemungkinan merasa amat gembira sebab dirinya banyak dikaitkan pada laga ini.”

“Yakni selama 2 jam, dirinya seolah tiada henti dalam memberi penekanan-penakanan dikarenakan dirinya tak pernah terlepas dari benda bulat tersebut. Dirinya kerap kali dapat berada pada posisi yang  mana dirimua sulit untuk didekati. Dia dapat melepaskan  umpan silang yang cukup baik, dia sanggup untuk bertahan dengan sangat bagus pada saat dirinya harus menjalankannya.”

“Saya akan akan katakan bahwasannya hal tersebut merupakan aksi terbaiknya yaitu selama dirinya tampil bermain di tengah, baik untuk Manchester United maupun Inggris. Dirinya sanggup dalam menundukkan Paul Scholes, dalam hal melesatkan bola terhadap semua barisan.”

The Gunners rela merogoh kocek fantastis demi membawa Morata.

Lewat kampanye yang dilakukan The Gunners pada tahun 2015/2016 dengan penampilan yang amat jelek tersebut. Sampai-sampai skuad The Gunners mau tak mau harus mengakhiri tahun tanpa sanggup mendapat satu title pun yang merupakan gelar bergenggsi.

Salah satu penyebab yang paling utama yang menyebabkan penampilan jelek The Gunners pada tahun ini berada pada sektor barisan penyerang mereka. Karena dari 2 striker yang dipunyai oleh The Gunners , yakni Oliver Giroud dan juga Danny Welbeck, tak ada dari mereka yang sanggup memperlihatkan penampilan yang luar biasa pada tahun ini.

Oleh sebab itu, dari pihak manajemen The Gunners pun kelihatannya sudah mulai membidik sosok striker yang hebat untuk dibawanya ke dalam skuad untuk tahun 2016. Salah satu calonnya yakni striker yang menjadi andalan Juventus, yakni bernama Alvaro Morata.

Sampai-sampai dari hasil laporan oleh The Sun, pada hari Sabtu, tanggal 21 mei 2016, agar bertujuan memperoleh jasa dari gelandang Tim Nasional Spanyol itu, The Gunners sampai bersedia dengan membuat rekor transfer baru milik mereka. Dari pihak klub yang berasal dari London Utara tersebut akan membawa Morata yankni dengan honor sebesar 55.000.000  euro atau setara dengan Rp840 milyar.

Disamping jumlah transfer yang sangat fantastis, The Gunners pun akan memberikan honor terhadap Morata yakni sebesar 140.000 pounds atau setara dengan Rp 2,8 milyar untuk setiap minggunya. Sampai dengan sekarang ini Mesut Ozil sebagai gelandang yang paling mahal yang pernah dibawa The Gunners dengan harga mencapai 45.000.000 euro atau setara dengan Rp690 milyar.

Alan Ashcroft berhasil menggaet lebih dari 20 wanita

Mempunyai mimik wajah yang sama persis dengan salah seorang bintang atau sosoknya yang sangat dikenal oleh semua orang terkadang dapat menjadikannya sebagai keuntungan yang tidak disangka sebelumnya. Hal tersebut bisa ditanyakan langsung kepada Alan Ashcroft, pria yang tidak memiliki pekerjaan yang berasal dari Inggris tersebut, yang mempunyai wajah yang sama persis dengan salah seorang manager klub italia yang bernama Claudio Ranieri.

Memang, keberhasilan sang manajer Italia dalam menghasilkan kejutan dengan memboyong The Citizens –nama julukkan untuk Leicester City yakni sebagai juara Premier League sudah mendapat adanya keuntungan tersendiri untuk Ashcroft. Terhadap media yakni Sunday Sport, dirinya sempat mengungkapkan sudah berhasil merangkung tidak lebih dari dua puluh enam wanita hal tersebut dikarenakan parasnya yang sama persis dengan salah seorang eks yang merupakan selaku atasan The blues-nama julukkan untuk Chelsea tersebut.

“Saya seolah-olah bagaikan orang yang baru saja menang lotere. Kerap kali diri saya pergi, sejumlah wanita melihatnya dan seakan menyukai dan adanya ketertarikan terhadap saya. Mereka nampaknya selalu mau menempel terus bersama dengan diri saya,” ungkapnya menurut yang dikabarkan Sunday Sport.

“Saya tak sempat tidak berkata jujur atau sempat menyatakan terhadap mereka bahwasannya saya merupakan Ranieri, akan tetapi mereka sendirilah yang beranggapan semacam itu dan saya pun…tak memberitahukan hal yang sebetulnya terhadap mereka”

Leicester City sendiri telah berhasil dalam mengakhiri tahun mereka saat ini dengan mengungguli lawannya dengan 10 poin dari The Gunners –nama julukkan untuk Arsenal, yang berada pada  posisi runner-up.

Masa Depan Rafamael Falcao Kembali Menjadi Abu-Abu

radamel falcao

Nasib kurang beruntung menimpa Rafamael Falcao setelah berkiprah di Manchester United lalu kembali berkiprah di Inggris bersama Chelsea namun kondisi di musim ini sangat tidak memungkinkan untuk dirinya dipermanenkan. Gagal di Manchester United , Falcao menjadi pilihan Jose Mourinho disaat itu dan karirnya terselamatkan dengan bergabung The Blues di Stamford Bridge. Bermain buruk bersama The Red Devils dengan hanya mencetak 4 goal saja dari 26 kali laga pertandingan , beralih ke The Blues ternyata kondisi Falcao juga sama buruknya dengan hanya mencetak 1 goal dari 12 kali pertandingan.

Dapat dipastikan di akhir musim ini akan dipulangkan The Blues kepada pemilik asalnya AS Monaco , manajemen menilai gaji tinggi Falcao tidak sebanding dengan prestasinya di klub. Masa depannya kini kembali menjadi abu-abu karena ketika nantinya kembali ke AS Monaco belum tentu pihak manajemen akan memainkannya kembali. Namun Radamael Falcao dikabarkan tetap berpikir positif dan yakin akan dipilih kembali meski harus berusaha mendapatkan bangku pemain utama di jajaran tim.

Radamel Falcao pernah menjadi pemain primadona yang diminati banyak klub-klub besar, contohnya Real Madrid yang sempat sangat ingin mendapatkannya. Melihat penampilan hebat yang diperlihatkan Falcao saat masih bersama Atletico Madrid, pada tahun 2011 hingga tahun 2013 silam. Saat berkostum Los Rojiblancos, Radamael Falcao adalah seorang pemain penyerang yang terbilang sangat subur. Total 52 gol berhasil dicetak dari 68 kali laga. Namun, setelah cidera parah yang dialami jelang Piala Dunia 2014, membuat performanya meredup.

Manchester United Menjadi Tamu Terakhir Stadion Upton Park

west ham stadion

Selesainya pembangunan rumah baru bagi West Ham United yang diberi nama stadion Olympic Stadium itu akan menjadi markas baru West Ham dalam menjalani musim-musim kedepannya. West Ham yang kini masih bermarkas di stadion Upton Park ini akan bertanding untuk terakhir kalinya pada pertandingan melawan Manchester United pada rabu 11 Mei 2016 dini hari nanti itu. The Red Devils akan menjadi tamu terakhir yang akan merasakan stadion Upton Park, dan petinggi The Hammers ini menentang adanya tindakan bodoh dari para supporter yang akan mengganggu pertandingan terakhir di Upton Park.

Apapun hasilnya pada pertandingan nanti mau menang ataupun kalah , pihak manajemen West Ham United sudah menyiapkan sebuah acara perpisahan kepada stadion Upton Park sebelum nantinya akan pindah markas ke Olympic Stadium. Namun rencana besar ini tidak segan-segan untuk dibatalkan apabila ada supporter yang anarkis yang memaksa untuk masuk ke dalam lapangan, untuk itu The Hammers sudah menghimbau para fans-fansnya karena pengamanan juga akan diperketat.

Tidak hanya akan membatalkan acara namun nama besar The Hammers akan tercoreng dimata The Red Devils karena dinilai tidak mampu menghindari tindakan anarkas dari para supporternya sendiri itu. Di rumah baru The Hammers nantinya itu memiliki kapasitas jauh lebih besar, sebesar 54.000 ribu kursi penonton yang siap menuntun menampung antusias besar para penggemarnya. Dengan rumah barunya itu diharapkan The Hammers akan lebih maju di musim depan karena suntikan semangat dengan stadion barunya.

Sebuah Hadiah Dari Bos The Foxes Kepada Para Pemainnya

Sebuah hadiah besar dari pemegang saham terbesar Leicester City yakni Vichai Srivaddhanaprabha kepada seluruh pemain-pemainnya yang telah bermain sangat hebat di musim ini. Perlu diketahui Leicester City kini tengah mendapatkan banyak keuntungan dari berbagai pihak , dan Vichai Srivaddhanaprabha ini dikabarkan akan segera membelikan sebuah mobil bertipe Mercedes B-Class kepada seluruh pemain-pemainnya. Perlu diketahui harga dari satu unit Mercerdes B-Class itu seharga kurang lebih sebesar £32.000 untuk tipe yang paling murah.

Tentunya hadiah mobil ini merupakan hasil jerih payah para pemainnya juga , tidak hanya itu saja namun Srivaddhanaprabha juga berencana untuk menerbangkan seluruh anggota dan staffnya ke negeri Paman Sam dan akan berlibur di Las Vegas untuk berpesta merayakan kemenangan pertama Leicester City itu. Tentunya sejumlah mobil dan menerbangkan para pemainnya berlibur bukan menjadi masalah besar bagi seorang Srivaddhanaprabha yang memegang predikat orang dengan harta terkaya ke-4 di Thailand.

Claudio Ranieri selaku manajer dari Leicester City ini juga mentraktir seluruhs kru dan pemain The Foxes dengan berpesta pizza , menurut Ranieri pizza merupakan makanan yang paling disukai pemain dan juga Ranieri percaya makanan itu dapat menyatukan seluruh pemain menjadi tim yang lebih hebat lagi ,ucapnya. Namun Ranieri juga mengucapkan kepada para pemainnya agar tidak lengah meskipun status juara sudah berada di tangan , karena Premier League masih menyisakan beberapa pertandingan dan yang menjadi tontonan menarik adalah ketika The Foxes akan tandang ke Stamford Bridge markas dari The Blues.