Category Archives: Serie-A

Pochettino Tak Pikirkan Rumor Klub Lain

mauricio pochettino

Masih belum ada informasi lebih lanjut siapakah allenator baru Inter Milan di musim depan. Usai mereda beberapa waktu, kali ini Inter mulai dikaitkan-kaitkan dengan nama Mauricio Pochettino untuk menjadi manajer Mauro Icardi dan kawan-kawan.

Pos juru taktik Inter sekarang ini memang sedang kosong. Beberapa hari kemarin saudara sekota AC Milan ini telah mendepak Stefano Pioli dari jabatan manajer kepala. Pioli lengser cuma berselang enam bulan usai dipercaya menggantikan pekerjaan Frank de Boer di awal musim.

Sejatinya manajer yang jadi bidikan teratas La Beneamata ialah Antonio Conte. Akan tetapi manajer yang baru saja membawa Chelsea menjuarai trofi Premier League itu secara terang-terangan tak berminat pergi ke klub lain termasuk Inter.

Dilaporkan oleh Sky Sports Italia, Nerazzurri kemudian mencoba nama-nama lain yang bisa didekati pada musim panas nanti. Sosok yang lantas jadi unggulan ialah Pochettino. Pelatih Tottenham Hotspur itu juga diinginkan pemilik baru Inter, Sunning Grup.

Menurut media yang sama diklaim jika Pochettino nantinya akan mendapat gaji selangit bila bersedia menerima tawaran Inter. Pria berkebangsaan Argentina bakal diganjar bayaran sampai 10 juta euro untuk satu musim kompetisi. Dan dia akan diberi target mengantarkan Inter bersaing lagi di Liga Champions.

Bahkan, untuk merealisasikan rencana ini Inter mau menebus kerjasama Pochettino dengan Spurs. Inter bakal membayar klausul penjualannya sebesar 5 juta euro.

Legenda Milan Rupanya Fans Berat Juventus

george weah

Mantan striker yang juga legenda AC Milan, George Weah memberi pengakuan mengejutkan jika dia adalah fans berat Juventus sejak kecil. Bahkan, Weah mengaku bakal memilih memperkuat Juventus andai bisa memutar waktu.

Weah memperkuat Rossoneri lima tahun dari 1995 hingga 2000. Pemain asal Liberia ini ada dalam jajaran legenda Milan. Dirinya pernah mempersembahkan dua trofi scudetto untuk Il Diavolo. Weah juga menyabet titel pemain terbaik FIFA pada saat berseragam Milan.

Akan tetapi kepada media Prancis, L’Equipe, Weah justru mengaku jia dirinya sangat mengidolakan sejak kecil. Sosok yang sekarang berkarir di bidang politik itu mengaku kerap mengenakan kostum Juve saat bermain sepakbola.

“Juventus merupakan tim idola saya sejak kecil. Di Liberia, saya biasa bermain memakai seragam Juventus. Itu terjadi karena Michael Platini, yang membuat saya mencintai klub ini,” kata Weah.

“Saat saya berjumpa dengannya (Platini), saya tak kuasa menahan senyum,” tandasnya.

Akan tetapi Weah tak pernah memiliki kesempatan memperkuat Bianconeri sepanjang karirnya. Milan adalah satu-satunya klub di Italia yang pernah dia perkuat. Ada rasa penyesalan dalam dirinya yang tak pernah bermain untuk Juve.

“Juventus ada dalam darah saya. Saya sangat ingin bermain untuk mereka tapi saya tidak pernah bisa mewujudkannya. Apabila saya bisa memilih, saya bakal memilih Juventus dan bukan PSG setelah saya meninggalkan AS Monaco,” tutup Weah.

Inter Tundukkan Fiorentina 4-2

Inter Milan sukses atasi perlawanan ketat yang ditunjukkan Fiorentina di giornata 14 Serie A. Nerazzurri tundukkan La Viola dengan skor 4-2.

Menjadi tuan rumah menghadapi Fiorentina pada hari Selasa (29/11/2016) dinihari WIB, di Stadion Giuseppe Meazza, Inter awali laga dengan cara yang hebat. Dalam waktu laga yang belum berjalan 20 menit, tim tuan rumah telah lebih dulu unggul dengan 3 angka yang tercipta lewat 3 pemain mereka yaitu Marcelo Brozovic, Antonio Candreva, dan Mauro Icardi.

Brozovic awali skor di menit ketiga. Sepakan keras kaki kanannya membuat bergetar gawang Fiorentina yang dijaga oleh Ciprian Tatarusanu.

Masuk di menit 9, Inter membuat ganda keunggulan mereka jadi 2-0. Candreva seperti raih durian runtuh saat Tatarusanu membuat belok umpan silang Ivan Perisic ke tempatnya. Ia pun hanya perlu cocorkan bola ke dalam gawang.

Icardi bikin Inter semakin unggul dengan angka yang ia cetak di menit ke-19. Ia lakukan penampilan individu pada area penalti Fiorentina dan tundukkan 2 pemain bek lawan sebelum membuat Tatarusanu takhluk.

Fiorentina membuat semakin kecil ketertinggalan mereka jadi 1-3 di menit ke-37 dengan angka yang diciptakan oleh Nikola Kalinic. Kalinic menyambar umpan panjang dari Milan Badelj dan sontekan yang ia lakukan membuat Samir Handanovic takhluk.

Fiorentina kehilangan seorang pemain saat laga memasuki injury time babak pertama. Gonzalo Rodriguez diberi kartu merah langsung usai melanggar Icardi.

Walaupun kalah dari jumlah pemain di lapangan, Fiorentina malah dapat kembali ciptakan angka. Di menit 62, Josip Ilicic membobol gawang Inter usai sepakan kaki kirinya oleh Handanovic salah diantisipasi. Skor pun berubah menjadi 2-3.

Angka tersebut bikin Fiorentina semakin antusias untuk bikin skor menjadi imbang. Namun, hal tersebut menyisakan lubang pada garis pertahanan mereka.

Pada menit pertama injury time, Inter memastikan kemenangan mereka dengan angka kedua kalinya yang diciptakan oleh Icardi. Icardi dengan mudah lakukan sontek pada bola ke dalam gawang usai sepakan Perisic dimentahkan oleh Tatarusanu.

Lewat hasil ini, Inter naik ke urutan 8 klasemen Serie A dengan raih 21 poin. Fiorentina berada tepat di bawah mereka dengan mengoleksi 20 poin.

Susunan Pemain
Inter: Handanovic; D’Ambrosio, Ranocchia, Miranda, Ansaldi; Brozovic, Kondogbia (Joao Mario 46); Candreva (Eder 78), Banega (Melo 69), Perisic; Icardi

Fiorentina: Tatarusanu; Gonzalo Rodriguez, Salcedo, Astori, Milic (Tomovic 46); Badelj, Borja Valero; Tello (Perez 75), Ilicic, Bernardeschi (Chiesa 65); Kalinic

The Gunners rela merogoh kocek fantastis demi membawa Morata.

Lewat kampanye yang dilakukan The Gunners pada tahun 2015/2016 dengan penampilan yang amat jelek tersebut. Sampai-sampai skuad The Gunners mau tak mau harus mengakhiri tahun tanpa sanggup mendapat satu title pun yang merupakan gelar bergenggsi.

Salah satu penyebab yang paling utama yang menyebabkan penampilan jelek The Gunners pada tahun ini berada pada sektor barisan penyerang mereka. Karena dari 2 striker yang dipunyai oleh The Gunners , yakni Oliver Giroud dan juga Danny Welbeck, tak ada dari mereka yang sanggup memperlihatkan penampilan yang luar biasa pada tahun ini.

Oleh sebab itu, dari pihak manajemen The Gunners pun kelihatannya sudah mulai membidik sosok striker yang hebat untuk dibawanya ke dalam skuad untuk tahun 2016. Salah satu calonnya yakni striker yang menjadi andalan Juventus, yakni bernama Alvaro Morata.

Sampai-sampai dari hasil laporan oleh The Sun, pada hari Sabtu, tanggal 21 mei 2016, agar bertujuan memperoleh jasa dari gelandang Tim Nasional Spanyol itu, The Gunners sampai bersedia dengan membuat rekor transfer baru milik mereka. Dari pihak klub yang berasal dari London Utara tersebut akan membawa Morata yankni dengan honor sebesar 55.000.000  euro atau setara dengan Rp840 milyar.

Disamping jumlah transfer yang sangat fantastis, The Gunners pun akan memberikan honor terhadap Morata yakni sebesar 140.000 pounds atau setara dengan Rp 2,8 milyar untuk setiap minggunya. Sampai dengan sekarang ini Mesut Ozil sebagai gelandang yang paling mahal yang pernah dibawa The Gunners dengan harga mencapai 45.000.000 euro atau setara dengan Rp690 milyar.

Ini Alasan Kemarahan Christian Brocchi Kepada Pemainnya

Sebuah akhir pahit harus dirasakan AC Milan untuk mengakhiri musim dengan kekalahan. AC Milan yang menjamu kedatangan AS Roma itu harus kalah di depan publiknya sendiri di stadion San Siro dengan skor akhir 1-3 dalam laga pertandingan terakhir Serie-A. I Rossoneri yang dilatih Christian Brocchi itu terlihat kesulitan dalam mendapatkan bola dan terus mendapatkan serangan dari AS Roma.

Tercatat Mohammad Salah mencetakan goal pertama pertandingan untuk AS Roma pada menit 19 dan skor 1-0 terus berjalan hingga babak pertama selesai. Masuk di babak kedua keadaan semakin buruk bukannya membaik bagi kubu AC Milan. Tercatat El Shaarawy mantan pemain AC Milan itu mencetakan goal kedua pada menit 59 kedudukan menjadi 2-0. Terus mendapat gencatan serangan dari AS Roma , akhirnya Roma kembali mencetakan goal ketiganya pada menit 82 oleh Emerson Palmieri.

Tertinggal 3 goal membuat seluruh pemain AC Milan terlihat sangat frustasi harus kalah, namun 4 menit berselang terjadi goal pertama dari AC Milan. Pada menit 86 , Carlo Bacca sukses memberikan 1 goal kepada AC Milan namun tetap keadaan tidak akan berubah karena masih tertinggal 2 angka. Pertandingan berakhir dengan skor 1-3 tanpa ada goal tambahan , Christian Brocchi diketahui terlihat sangat marah saat di lapangan dan dikabarkan dia juga memarahi para pemainnya. Dikabarkan Brocchi menilai AS Roma bermain biasa saja namun timnya yang tampil sangat buruk.

Ini Jawaban Direktur Juventus Mengenai Gagalnya Juventus Di Liga Champions

juventus

Giuseppe Marotta selaku direktur tinggi dari klub sepakbola Juventus ini mengungkapkan bahwa klub asal Italia akan mulai kalah bersaing dengan klub-klub dari Spanyol dan negara lainnya untuk meraih gelar juara Liga Champions , perkataan ini dilontarkan sang direktur karena melihat klub kebanggaannya itu kembali gagal meraih gelar juara. Bahkan di musim ini Juventus malah harus lebih cepat tersingkir bila dibandingkan dengan tahun lalu yang sukses hingga ke babak final melawan Barcelona meski harus kalah 1-3.

Namun untuk musim ini Juventus hanya mampu hingga ke tahap fase 16 besar dan disingkirkan oleh Bayern Munich saat itu.  Giuseppe Marotta berbicara bahwa kompetisi yang ada Italia jauh lebih padat jadwalnya bila harus dibandingkan dengan kompetitornya di negara lain. Terlihat memang meski gagal di Liga Champions namun Juventus sudah memastikan 1 gelar juara Serie-A dan kini hanya perlu menunggu pertandingan melawan AC Milan di babak puncak Coppa Italia akhir bulan Mei 2016 ini.

Giuseppe Moratta mengaku, dirinya telah mendapatkan pelajaran baru yang berharga dari kekalahan tahun lalu saat melawan Barcelona di final Liga Champions. Juventus ketika itu harus kalah karena faktor kebugaran para pemainnya, dan ketersedian pemain yang tidak memadai. Tercatat klub asal Italia yang terakhir kali meraih juara di Liga Champions adalah Inter Milan pada musim 2009/2010 yang saat itu dilatih oleh Mourinho.