Kekalahan Spanyol Menjadi Motivasi untuk Piala Dunia 2018

Tergusurnya Spanyol pada Piala Eropa 2016 di anggap Gerard Pique bukanlah sebuah akhir dari masa depan timnasnya. Itu malah menjadi sebuah motivasi untuk bermain lebih oke lagi untung melalaju ke Piala Dunia 2018.

Spanyol pada akhirnya harus merelakan mahkota Piala Eropa mereka dari tahun 2008, setelah dikalahkan dengan kebobolan 2 angka tanpa dapat membalasnya saat melawan Italia di babak 16 besar, pada hari Senin (27/06/2016) kemarin.

Hasil negative tersebut tak hanya membuat terhenti perjalanan Spanyol, namun juga membuat kenyataan semakin kuat kalau La Furia Roja tidak se hebat dulu lagi saat mereka menguasai dunia sepakbola.

Ditambah cuma dalam waktu 2 tahun, Spanyol kehilangan beberapa trofi mereka usai yang pertama ialah Piala Dunia ketika langsung tergusur pada tahap grup tahun 2014.

Pique beranggapan, yang menjadi bagian sebuah generasi emas itu, hasil kurang baik pada 2 kompetisi mayor tersebut bukanlah sebuah tanda masa depan dari tim nasionalnya akan berakhir. Walau pemain bek Barcelona itu mengaku kalau penampilan Spanyol memang tak sebaik dulu lagi.

Sebab itulah supaya hasil laga itu dapat menjadi sebuah motivasi untuk Spanyol bermain lebih oke lagi pada sesi kualifikasi di Piala Dunia tahun 2018 yang akan datang.

“Mood jadi Buruk. Ini terjadi karena kekalahan pada babak 16 besar di ajang besar. Kami ingin dapat melesat semakin jauh lagi, namun tak berhasil. Maka kami perlu memikirkan tentang Piala Dunia tahun 2018 yang akan diadakan di Rusia,” ucap Pique.

“Aku tak ingin menyatakan hal tersebut sebagai sebuah masa. Yang aku tau tim ini tak bermain pada kapasitas yang serupa pada Piala Dunia ataupun Piala Eropa terakhir. Tim ini memang memiliki peluang namun kualitasnya tak serupa dan Anda perlu menerima hal tersebut. Sekarang kami perlu tampil lebih oke lagi supaya dapat masuk ke Rusia dan berselisih dengan para tim besar,” lanjutnya.

Leave a Reply