Laga Awal yang Sulit Bagi Prancis

Prancis pada Piala Eropa awali perjalanannya dengan begitu sempurna setelah berhasil menang melawan Rumania. Tapi kemenangan itu diraih oleh Prancis dengan tidak mudah.

Berhadapan dengan Rumania pada laga yang berlangsung di Stade de France, Saint-Denis, pada hari Sabtu (11/6/2016) dinihari WIB, di laga awal Grup A, Prancis wajib menanti sampai menit-menit akhir agar bisa membuat pasti kemenangan dengan skor 2-1.

Bermain lebih unggul dengan menguasai bola dilapangan sampai 59 persen, Prancis telah melakukan 14 kali usaha dengan enam di antaranya mengarah ke sasaran. Tapi belum lama memasuki babak kedua serangan Prancis berhasil ciptakan angka dengan sundulan dari Olivier Giroud pada menit ke 58.

Prancis memiliki keunggulan cuma bertahan 7 menit. Pelanggaran Patrice Evra kepada Nicolae Stanciu menghasilkan tendangan penalti. Bogdan Stancu yang menjadi eksekutor terlah berhasil tuntaskan penalti dan membuat skor menjadi imbang 1-1.

Prancis wajib menanti sampai menit ke 89 untuk membuat kemenangan menjadi pasti. Lewat Dimitri Payet yang muncul bagaikan pahlawan yang menendang bola dari luar kotak penalti.

Didier Deschamps sebagai pelatih Prancis akui laga awalnya memang berjalan sulit bagi timnya. Sebab itulah dirinya merasa legah karena Prancis dapat membawa 3 poin.

“Kemenangan adalah sebuah hal yang baik. Rumania sulit untuk dilawan dan kami juga mengetahui hal tersebut. Kami memiliki kesempatan, namun kami pun sempat beberapa kali dapat tekanan,” ucap Deschamps.

“Dengan melihat situasi yang ada, menjalani laga awal memang hal yang tak pernah mudah,” ujar Deschamps menegaskan.

Kemenangan tersebut telah membawa Les Bleus untuk sementara berada di urutan paling atas klasemen di Grup A dengan 3 poin. Antoine Griezmann dan rekan-rekannya. Berikutnya mereka akan berhadapan dengan Albania pada tanggal 15 Juni.

Leave a Reply