MU Dikatakan Amat Mengandalkan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic mendapat ancaman berupa hukuman dari Asosiasi Sepakbola Inggris (FA). Manchester United juga dikatakan tengan berada pada keadaan yang sulit.

Ibra tuntut oleh FA berhubungan dengan perlakuannya dengan menyikut pemain bek Bournemouth Tyrone Mings lewat pertandingan yang berlangsung pada hari Sabtu (4/3/2017) kemarin di Old Trafford. Di laga yang berakhir dengan skor 1-1 tersebut, Ibra berhasil keluar dari hukuman wasit Kevin Friend.

Tetapi kejadian tersebut raih tindakan berlanjut dari FA, yang selanjutnya mendakwa pemain penyerang yang berasal dari Swedia tersebut dengan tindak kekerasan. Ada ancaman dilarangan tampil pada 3 laga selanjutnya untuk pemain yang berumur 35 tahun tersebut.

Menepinya Ibra dapat dikatakan menjadi efek pada penampilan MU. Sampain saat ini ia merupakan mesin pencipta angka tim dengan jumlah 15 angka yang ia cetak di ajang Premier League saja. Cuma Ibra yang telah raih angka 2 digit di tim, sedangkan Juan Mata yang berada di urutan 2 malah baru ciptakan 6 angka.

Keadaan ini dikatakan oleh bekas pemain enyerang timnas Belanda Jimmy Floyd Hasselbaink menjadi pertanda jelas kalau MU sangat mengandalkan Ibra. Tak hanya ada potensi keadaan sengit kalau si pemain penyerang sungguh menepi pada 3 partai selanjutnya, dengan menyeluruh hal tersebut pun dianggap sangat mengancam ‘Setan Merah’.

“Ada ancaman besar, nilai-nilainya tidak bohong. Kita sebelumnya berbicara tentang Harry Kane ciptakan banyak angka (bersama Tottenham Hotspur), angka pertama dan kedua, ia (Ibra) sama kejadiannya,” ucap Hasselbaink.

“hal tersebut memang amat penting, namun para pemain lain harus menolongnya, tak bisa hanya Zlatan yang lakukan hal tersebut. Anda sebelumnya bakal menilai kalau (Paul) Pogba akan hadir dengan beberapa angka dan juga nama-nama yang lain.”

“Pemain bek tengah dari bola-bola mati, sejumlah angka seperti ini tak hadir cukup banyak,” kata dia.

Pogba sampai saat ini baru ciptakan 4 angka di liga, sedangkan kontribusi dari para pemain bek yang biasanya diharapkan dalam bola-bola mati pun tidak banyak. Daley Blind, Marcos Rojo, dan Chris Smalling baru ciptakan masing-masing 1 angka.

Leave a Reply