Pochettino: Kamilah yang Tunjukkan Performa Buruk

Mauricio Pochettino tidak ingin salahkan tempat laga, setelah Tottenham Hotspur kalah saat berhadapan dengan Bayer Leverkusen di Wembley. Ia menganggap kalau timnya memang tunjukkan performa buruk.

Spurs tunduk dengan skor 0-1 ketika berhadapan dengan Leverkusen pada hari Kamis (3/11/2016) dinihari WIB. Satu-satunya angka tercipta lewat Kevin Kampl pada menit 65 adalah satu-satunya pembeda pada laga itu.

Spurs seharusnya unggul lewat penguasaan bola, namun tidak dapat mengoptimalkannya untuk membuat kesempatan. 2 tendangan yang mengarah ke gawang mereka semuanya dicatatkan lewat luar area penalti dan mudah diantisipasi oleh Bernd Leno. Sedangkan 1 peluang emas lainnya, yang mana terbentur mistar gawang, diciptakan lewat sepakan bebas Eric Dier.

Soal menciptakan serangan, Spurs memang bermain terbilang kurang baik. The Lilywhites banyak lakukan kecerobohan dan kehilangan bola. Tercatat mereka sudah 22 kali kehilangan kontrol.

Ini adalah kekalahan kedua bagi Spurs melangsungkan laga di Wembley usai kalah dengan skor 1-2 melawan AS Monaco medio pada bulan September kemarin. Muncul pemikiran kalau Spurs kehilangan gregetnya sebab tidak bermain di White Hart Lane, namun Pochettino tidak setuju.

“Jika kita melihat kondisi tersebut 50-50 soal kans yang kami buat. Jika Anda tidak menciptakan angka di sepakbola, maka tidaklah mudah untuk menang,” ucapnya pada situs resmi UEFA.

“2 pertandingan di Wembley, berhadapan dengan Monaco dan Leverkusen, mereka tajam dan kami tak seperti itu dan karena hal tersebut kami kalah. Kami tak dapat salahkan Wembley lagi. Wembley untuk saya luar biasa, saya amat menikmati saat berada disini.”

“Kami perlu memperlihatkan lebih banyak lagi. Kami bermain dengan buruk lagi. Kami harus temukan lebih banyak hal pada diri kami. Ini bukan hanya tentang Wembley.”

“Kami harus kritis dengan penampilan yang kami sendiri perlihatkan. Kamilah persoalannya, bukan Wembley. Kami amat kecewa karena tak dapat memperlihatkan kualitas kami,” katanya.

Leave a Reply