Roma Membuang Keunggulan 2 Angka di Menit Akhir

AS Roma menyia-nyiakan keunggulan 2 angka mereka tanpa membalas saat tampil imbang dengan skor 3-3 melawan Austria Wina. Pemain gelandang Roma yaitu Radja Nainggolan mengatakan bahwa timnya tertidur.

Pada laga matchday 3 Liga Europa di Olimpico yang berlangsung pada hari Jumat (21/10/2016) dinihari WIB, Roma tertinggal lebih awal oleh tim tamunya dengan angka yang diciptakan oleh Raphael Holzhauser pada menit 16.

Namun, Giallorossi langsung memberi reaksi selang 3 menit dengan angka yang diciptakan Stephan El Shaarawy. Sekitar 11 menit jelang turun minum, Roma membalik keadaan menjadi unggul lewat angka kedua El Shaarawy.

Keunggulan sang tuan rumah ditambahkan usai Alessandro Florenzi ciptakan angka pada menit 69 untuk membawa Roma unggul dengan skor 3-1. Dengan kemenangan terlihat sudah di depan mata, gawang Roma malah kemasukan 2 kali dalam waktu selang 2 menit, angka di menit 82 dan 84.

“Saya tidak mengetahui apa yang sedang terjadi. Kemenangan seperti berada di tangan dan kami memegang kendali penuh,” ucap Nainggolan.

“Lalu kami kekemasukan di skor 3-2 dan kami secara tertidur ketika kebobolan angka ketiga. Tidak ada manfaatnya memiliki kelebihan teknik jika kami tertidur, kalau begitu kami tidak akan raih hasil yang layak,” katanya.

Hasil imbang itu menghentikan kerelatifan baik dari Roma usai dapatkan 3 hasil positif secara berturut-turut di laganya pada semua ajang sebelum ini (Hadapi Astra Giurgiu di Liga Europa, dan dari Inter Milan dan Napoli di Serie A).

“Saya anggap usai kemenangan di Napoli tidak ada yang mengira pada malam ini bakal berakhir dengan skor imbang. Biasanya sejumlah hasil baik menolong untuk lakukan konsistensi. Kami perlu perbaikan dalam cakupan tersebut sebab jika kami terus menerus tak berhasil dalam laga yang diinginkan dapat kami menangkan maka kami bakal terus dalam keadaan yang harus menyusul,” ujar Nainggolan.

Leave a Reply