Tag Archives: Antonio Conte

Guardiola Balas Cibiran Antonio Conte

pep guardiola

Pep Guardiola melontarkan komentar menarik menjelang pertarungan kontra Manchester United dinihari nanti. Alih-alih menyindir pelatih Setan Merah, Guardiola malah menyerang Antonio Conte.

Di sesi konfrensi pers tengah pekan ini Conte sesumbar Chelsea bercokol di pucuk klasemen tanpa butuh modal besar. Ia membanding-bandingkan hasil belanja pemainnya dengan United dan City.

Apalagi jika dilihat dari pengeluaran The Blues sejatinya sebenarnya cukup besar untuk belanja pemain musim ini. Chelsea mengucurkan dana sampai 110 juta pounds, sedangkan City 170 juta pounds, dan MU 150 juta pounds.

“Saya setuju atas pernyataan Conte. Menjadi juara tidak memperlukan uang besar,” kata Guardiola menyindir seperti dilansir Manchester Evening News.

“Terbukti saya memenangi Liga Champions bersama Barcelona dengan delapan pemain hasil akademi. Maka dana yang dikeluarkan nol,” katanya tersenyum.

Guardiola membeberkan kondisinya berbeda di inggris. Aplagi seluruh klub memiliki kekuatan dana yang bisa dibilang hampir sama.

“Orang-orang berpikir cuma City yang berbelanja pemain. Padahal Chelsea, MU dan seluruh klub lain pemainnya pun mahal juga,” ucap Guardiola.

Pada Kamis (28/04) dinihari nanti City akan berjibaku dengan MU dalam derby Manchester.

Conte Beri Perhatian Khusus Untuk Ibra

zlatan ibrahimovic

Pelatih Chelsea, Antonio Conte mengaku bakal memberi perhatian khusus untuk sosok Zlatan Ibrahimovic. Kendati usianya telah menginjak 35 tahun, bagi Conte, Ibrahimovic masihlah pemain yang amat berbahaya.

Chelsea bakal berhadapan dengan Manchester United pada Minggu (16/4) di Old Trafford. Dalam pertandingan ini, Conte ingin tim asuhannya lebih waspada menghadapi bahaya lini serang United yang dipimpin oleh Ibrahimovic. Pasalnya, pesepakbola asal Swedia itu dirasa memiliki kemampuan yang istimewa.

“Waktu ia mendapatkan bola, Ibrahimovic pemain yang berbahaya. Dia pemain yang sungguh berbahaya,” tegas Conte dikutip dari Soccerway.

“Kami harus punya organisasi lini belakang yang solid, dan kami harus memberikan perhatian kepadanya. Karena ketika dia berada di kotak penalti, dia adalah ancaman besar,” sambung pelatih asal Italia ini.

Conte memang layak memberi perhatian lebih pada sosok Ibrahimovic. Striker yang pernah berseragam AC Milan dan Paris Saint-Germain ini jadi mesin gol utama MU pada musim ini. Di usianya yang ke-35 tahun, Ibrahimovic merupakan top skorer sementara klub.

Ibrahimovic telah merangkai 17 gol di Liga Primer Inggris. Ini merupakan bukti bila dia punya kemampuan yang patut diwaspadai oleh Conte.

“Saya rasa dia pesepakbola hebat saat ini, pemain top. Tidak cuma seorang penyelesai, tapi dia juga bermain untuk tim. Amat bagus punya pemain sepertinya. Menurut saya, salah satu pemain terbaik dunia adalah Ibrahimovic,” tandas Conte.

Banyak Hal Baik yang Conte Lihat pada Para Pemain Pelapis

Chelsea berhasil raih kemenangan dengan skor telah saat melawan Peterborough United biarpun menyimpan banyak pemain intinya. Sang manajer The Blues, Antonio Conte, lihat banyak hal baik pada para pemain pelapisnya.

Di pertandingan babak ketiga Piala FA yang berlangsung pada hari Minggu (8/1/2017), di Stamford Bridge, Conte lakukan banyak perubahan susunan pemain daripada ketika Chelsea kalah dengan skor 0-2 melawan Tottenham Hotspur. Lewat 11 starter di pertandingan menghadapi Spurs, hanya Gary Cahill dan Pedro yang tampil lagi sedari menit pertama.

Walau demikian, Chelsea terus terlalu hebat bagi Peterborough yang asal League One. Tim tuan rumah menangkan laga dengan skor telak 4-1. Pedro sumbangkan 2 angka, sedangkan 2 angka lainnya diciptakan oleh Michy Batshuayi dan Willian.

“Saya senang dengan penampilan kami dan hasil akhirnya. Saya merasa senang sebab kami lolos ke partai selanjutnya di ajang ini,” ucap Conte pada situs resmi Chelsea.

“Hari ini kami gantikan 9 pemain sebab saya miliki peluang untuk menyaksikan para pemain yang tidak banyak tempil. Saya menyaksikan banyak hal yang baik,” sambung manajer yang berasal dari Italia tersebut.

“Kami berhadapan dengan sebuah tim oke, namun kami memperlihatkan komitmen kuat dan memperlihatkan kalau kami merupakan sebuah tim. Hal tersebutlah yang amat penting sebab saat Anda gantikan 9 pemain, tidak berjalan dengan mudah untuk langsung temukan ide sepakbola Anda. Saat ini penting untuk lanjutkannya,” ujar Conte.

Pertandingan menghadapi Peterborough pun jadi peluang comeback untuk pemain belakang Kurt Zouma. Zouma bermain lagi usai menepi cukup lama karena alami cedera pada bagian lutut yang parah.

“Zouma kembali usai 11 bulan dan tampil 90 menit, yang mana menjadi hal luar biasa baginya, keluarganya, dan klub,” kata Conte.

“Para pemain muda — (Nathaniel) Chalobah, Ruben (Loftus-Cheek), dan (Ola) Aina — memperlihatkan pada saya kalau mereka tengah alami kemajuan. Michy tampil oke dan ciptakan angka. Maka, banyak hal baik yang terlihat” imbuhnya.

Chelsea Kemasukan 2 angka Conte Tidak Senang

Antonio Conte sang manajer Chelsea memiliki sebuah hal yang membuat dirinya menyesal pada kemenangan melawan Bristol Rovers di ajang Piala Liga Inggris. The Blues kemasukan angka dari bola dalam keadaan mati.

Ketika melangsungkan laga yang berlangsung pada hari Rabu (24/8/2016) dinihari WIB, di Stamford Bridge, Chelsea berhasil meraih kemenangan dengan skor akhir 3-2. Angka yang dicetak oleh ‘Si Biru’ diciptakan oleh Michy Batshuayi (cetak 2 angka) dan Victor Moses.

Chelsea pernah dibikin khawatir sebab tim yang berkiprah di League One tersebut dapat memberi balasan 2 angka. Peter Hartley membobol gawang Asmir Begovic dengan tandukan kepala menuntaskan sepak pojok. Sedangkan Ellis Harrison mecetak angka di titik putih.

Conte merawa menyesal dengan 2 angka tersbut, dan mengatakan kalau seharusnya chelsea dapat secepatnya mengakhiri laga semakin cepat dengan banyak kesempatan yang dibuat mereka. Chelsea tercatat dapat membuat 28 kali usaha dengan 12 di antaranya mengarah ke gawang.

“Kami perlu menyadari kalau sekaran kami memiliki peluang untuk mengakhiri laga, Anda perlu menuntaskan laga,” ujar Conte seperti yang dilansir pada situs resmi milik Chelsea.

“Terasa amat sedih sebab kami ungguli laga, namun kami malah mendapat kesulitan. Pada malam ini, saya mengetahui Piala Liga Inggris. Saya mengetahui suasananya, dan saya dapat katakana kalau pertandingan ini tidaklah mudah untuk semua tim.”

“Kami menciptakan banyak kesempatan pada babak pertama, untuk menciptakan banyak angka. Namun, saya tak merasa senang ketika Anda kemasukan 2 angka lewat keadaan ini, lewat sepakan bebas dan sebuah sepakan penalti.”

“Ketika Anda biarkan keadaannya terbuka seperti yang sudah terjadi pada malam ini ketika Anda selalu merasa khawatir dengan skor seri sampai akhir laga,” ucapnya.

Conte Bisa Pusing Karena Batshuayi

Penampilan Michy Batshuayi dengan Chelsea sampai saat ini terlihat oke. Pemain striker muda asal Belgia tersebut dianggap dapat datangkan dilema pada garis depan bagi Antonio Conte.

2 laga telah dilangsungkan oleh Batshuayi dengan Chelsea pada musim ini. Namun, striker yang direkrut dari Marseille pada bursa transfer musim panas ini tersebut cuma diposisikan sebagai pemain pengganti. Conte turunkan Diego Costa menjadi pemain penyerang inti The Blues.

Biarpun cuma cuma diposisikan sebagai pemain pengganti, Batshuayi lekas memberi efek signifikan. Di pertandingan menghadapi West Ham United pada pekan pertama di ajang Premier League, Batshuayi lah yang menjadi assist untuk angka kemenangan bagi Costa. Sedangkan ketika berhadapan dengan Watford di akhir pekan kemarin, pemain yang berumur 22 tahun tersebut menciptakan angka untuk Chelsea yang membuat skor menjadi imbang.

Thibaut Courtois adalah rekan satu tim Batshuayi pada tim nasional Belgia, yakin kalau teman satu timnya tersebut memiliki kemampuan untuk mencapai starting XI Chelsea. Kalau terus pertahankan penampilan meyakinkannya, Batshuayi dikatakan oleh Courtois bisa bikin Conte merasa pusing untuk membentuk timnya.

“Hal tersebut amat baik bagi Michy, saya merasa senang untuknya,” ucap Courtois.

“Tentu dirinya perlu memiliki sedikit kesabaran dengan hadirnya pemain striker oke seperti Diego di depannya. Namun, kalau ia masuk dan selalu bikin perbedaan seperti saat ini, akan membuat pelatih sulit untuk keluarkan dirinya pada kursi cadangan.”

“Tiap kali dirinya turun, dia membuat semangat, dia berada di tempat yang seharusnya dan menjadi sebuah ancaman yang nyata,” sambuk penjaga gawang Chelsea tersebut.

“Ia menciptakan angka saat menghadapi Watford namun juga ada yang terkena mistar gawang. Hal tersebut merupakan sebuah pertanda kalau ia siap dan ia bertekad menciptakan angka, kalau ia pun dapat berada di starting XI,” ujarnya.

Conte Telah Bayangkan Skuat Chelsea Musim Berikutnya

Antonio Conte sekarang telah memiliki bayangan yang jelas tentang skuat Chelsea pada musim 2016-2017. Conte semakin mengenal para pemain yang mana akan tetap di skuat dan ditinggalkan.

Hal itu didapat Conte setelah Chelsea melangsungkan pertandingan terakhirnya pada tur pramusim yang berlangsung pada hari Kamis (4/8) pagi WIB, di Amerika Serikat berhadapan dengan AC Milan. Laga tersebut pun dimenangkan oleh Chelsea dengan skor 3-1.

Pada pertandingan itu, Conte lebih banyak memainkan para pemain intinya, dari starter atau pengganti sekalipun. Oscar berperan sebagai pemain bintang dengan menciptakan 2 angka untuk The Blues.

Laga menghadapi Milan dikatakan oleh Conte sudah membuat dirinya dapatkan bayangan jelas tentang skuat yang akan dirinya turunkan pada musim berikutnya. Ia pun bakal bergegas memutuskan siapa saja pemain yang bakal bertahan dan siapa yang tidak terpakai.

“Saya menganggap laga ini banyak berikan saya bayangan tentang para pemain yang bakal tetap bertahan dan siapa saja yang dapat dipinjamkan atau dijual,” ucap Conte.

“Semoga kami dapat menentukan keputusan yang paling baik untuk klub dan tentunya juga untuk para pemain. Usulannya amat jelas, namun penting untuk saya mengatakan tentang topik ini bersama klub,” ujarnya.

Sampai saat ini, masih belum ada transfer pemain keluar dari Chelsea yang terkait dengan nama besar. Terakhir ada Baba Rahman yang dipinjamkan pada Schalke.

Kabar yang terdengar mengatakan kalau Loic Remy bakal dilepas untuk menjadi sebuah kesepakatan agar meraih Romelu Lukaku dari Everton. Karier Diego Costa pun masih menjadi sebuah pertanyaan karena kabar yang terdengar kalau ia bakal kembali ke Atletico Madrid. Pemain lain yang dikaitkan juga bakal dilepas ialah pemain bek yang berusia 21 tahun yaitu Matt Miazga, yang kemungkinan akan dipinjamkan.

Conte Menunggu Performa Sempurna Chelsea

Antonio Conte menyadari 2 hal yang lain dari Chelsea pada 2 pertandingan uji coba terakhir. Melihat AC Milan pada pertandingan selanjutnya, ia berharap agar tunjukkan performa yang sempurna.

Sebelumnya Chelsea bertemu dengan Liverpool dan Real Madrid pada 2 laga persahabatan terbarunya, yaitu pada kompetisi International Champions Cup. Kedua laga itu berakhir dengan hasil yang tak sama yaitu menangkan laga dengan skor 1-0 saat melawan Liverpool dan kalah olwh Madrid dengan skor 2-3.

Sejalur dengan terangnya hasil, Conte piun menganggap adanya perbedaan dari gaya timnya tampil pada 2 laga itu. Berhadapan dengan Liverpool, ia senang dengan sisi bertahan tim namun merasa kurang terpuaskan dengan cara skuatnya mendominasi dan mengoptimalkan bola.

Berlawanan dengan pertandingan menghadapi Madrid, ia menilai adanya sebuah perkembangan pada dominasi bola, tetap bagian pertahanan timnya malah sebaliknya daripada ketika berhadapan dengan Liverpool. Manajer yang berasal dari Italia tersebut ingin dapat melihat kemajuan kedepannya, yang berarti mulai melihat timnya menunjukkan penampilan yang sempurna, di pertandingan menghadapi Milan yang akan berlangsung pada hari Kamis (4/8/2016) pagi WIB.

“Penting untuk mengetahui adanya sebuah kemajuan. Dengan pertandingan pertama menghadapi Liverpool dan yang kedua menghadapi Real Madrid, saya merasakan sejumlah hal yang tak sama, kemajuan dari sisi yang berbeda,” ujarnya.

“Berhadapan dengan Liverpool, saya merasa cara kami bertahan amat bagus sebab tim ini tampil begitu kompak. Namun pada aspek bola, saat kami mendominasi, terlihat biasa.”

“Berhadapan dengan Real Madrid kami banyak memperlihatkan kemajuan pada saat mendominasi bola. Namun tanpa bola dalam keadaan bertahan, kami terlihat memburuk daripada pertandingan menghadapi Liverpool,” sambung Conte.

Tentang penampilan yang berbeda dari Chelsea pada 2 pertandingan uji coba terakhir itu, dinilai Conte ada aspek kelelahan yang terlihat. Namun ia tegaskan memang berharap untuk membuat hal tersebut semakin optimal pada saat sesi latihan.

Conte Peringati Chelsea Agar Tidak Mengumbar Tentang Titel

Chelsea awali musim ini dengan tujuang untuk kembali berselisih untuk meraih gelar juara. Antonio Conte sebagai sang manajer ingatkan kepada tim besutannya agar tidak mengumbar tentang juara.

Chelsea menunggu hadirnya Premier League pada musim ini dengan tujuan untuk membalas rasa kecewa yang besar pada musim kemarin. The Blues yang baju dengan susah parah harus menerima dengan hasil yang didapat dengan menempati urutan ke 10 pada musim tersebut walau memiliki setatus sebagai sang juara bertahan.

Lalu perubahan dilakukan oleh sang manajemen tim. Conte dipilih menjadi manajer yang baru dan diberi tujuan untuk membuat tim kembali pada persaingan level atas pada liga. Tim yang diubah agar semakin kuat juga di wujudkan dengan sampai sekarang ini telah mendatangkan N’Golo Kante dan Michy Batshuayi, sedangkan ketika waktu yang bersamaan tidak kehilangan para pemain inti.

Conte memperingati timnya agar berkonsentrasu saja pada performa dan berusaha dengan keras. Ia tidak ingin para pemain yang di asuh nya terlalu sering membicarakan hal yang jemawa.

“Saat Anda memasuki urutan ke 10 tersebut berarti ada beberapa persoalan. Cara untuk kembali bangun dengan bergegas meraih juara ialah dengan tidak berbicara, namun membuktikannya dengan aksi. Saat ini bukanlah saat nya untuk berbicara,” ujarnya.

“Pada keadaan sekarang ini yang paling penting ialah untuk tetap pikirkan yang ada sekarang ini. Jangan lupa dengan waktu yang telah lalu sebab hal tersebut banyak membuat kita belajar sesuatu, namun penting untuk pikirkan yang ada sekarang sebab kami perlu melakukan usaha yang amat keras, wujudkan sejumlah hal yang nyata, bukan sekedar berbicara.”

Conte Katakan Kalau Matic Tak Dijual

Antonio Conte mengatakan kalau Chelsea tidak ada niatan untuk menjual Nemanja Matic. Baginya, Matic tetap menjadi pemain penting bagi Chelsea.

Matic dikatakan menjadi target dari Juventus kalau pada akhirnya Paul Pogba keluar dari klub yang menjadi juara di Serie A tersebut. Kehadiran N’Golo Kante yang belum lama direkrut dari Leicester City pun membuat karier kedepannya dari Matic menjadi bahan perbincangan.

Matic pribadi pernah melangsungkan periode yang tidak mudah saat Chelsea menurun pada musim sebelumnya. Pemain gelandang yang berasal dari Serbia tersebut kehilangan posisinya saat dipimpin Jose Mourinho yang berakhir dengan pemecatan.

Tetapi Conte memiliki niatan untuk pertahankan Matic. Ia menganggap pemain yang berumur 27 tahun tersebut merupakan peran penting bagi Chelsea dan dapat menjadi seorang pemain gelandang paling oke.

“Ia tidak dijual dan aku sadar dengan berusaha ia dapat menjadi pemain gelandang yang hebat, salah satu pemain yang paling oke di dunia,” ucap Conte.

“Ia merupakan seorang pemain yang begitu penting untuk saya, ia begitu penting pada konsep sepakbola saya. Ia tahu tenang hal ini dan saya merasa senang dengan respon dan kelakuannya dan saya dapat meraskan hal itu pada komitmennya.”

Dengan hadirnya Kante, Conte memiliki banyak opsi untuk berada di garis tengah Chelsea. Memiliki banyak pilihan, Conte tentu saja merasa senang biarpun itu artinya ‘pusing kepala’ baginya ketika menunjuk pemain.

“N’Golo, Nemanja, (Nathaniel) Chalobah, Cesc (Fabregas), Oscar, dan (John Obi) Mikel, yang bakal bermain di Olimpiade, ini pilhan yang sulit. Saya berharap memiliki persoalan ini,” ujar Conte.

Conte Yakin dengan Diego Costa

Antonio Conte sang manajer Chelsea yang baru kembali membahas tentang Diego Costa, yang kariernya sedang dibicarakan. Tak hanya pujian, dia pun memipiki keinginan sendiri untuk dirinya.

Belum lama ini pemain penyerang Spanyol yang berasal dari Brasil tersebut kerap dikatakan akan keluar dari Stamford Bridge dan dihubungkan bersama Atletico Madrid yang sempat ia bela.

Conte, yang mengawali kepemimpinannya pada The Blues dari pekan yang lalu, sampai saat ini telah mengatakan tekadnya untuk membuat Diego Costa bertahan. Hal tersebut kembali dia katakan sambil mengatakan sebuah pujian dan keinginan untuk pemainnya itu.

“Dia telah bekerja dengan begitu rajin. Dia sangat senang bekerja dengan para rekan satu timnya dan juga dengan saya tentang rencana baru sepakbola. Yang palng penting ialah Diego Costa merupakan seorang pemain dari Chelsea,” ujar Conte.

“Dia telah menunjukkan kalau ia sangatlah kuat. Bagi saya yang paling oke di dunia. Saya pun optimis saat ia paham dengan konsep sepakbola yang saya terapkan dia bakal menciptakan banyak angka.”

“Langkah sebelumnya telah membuat saya belajar kalau di dunia sepakbola tidak ada kepastian 100% sebab Anda tidak akan tahu apa yang terjadi nantinya. Pengalaman secara umum menjadi seorang pemain dan juga pelatih, saya mendapat pelajaran kalau 100% tak mudah dipastikan.”

“Saya sangat sengang menuntun Diego, dan saya menyadari kalau dirinya merupakan pemain milik kami dan pemain yang berarti bagi saya, para rekan satu timnya, untuk para pendukung, serta semua orang di Chelsea. Saya menganggap Diego pun merasakan hal yang sama dan saya menilai hal tersebut begitu penting,” ucapnya.

Diego Costa bekerja sama dengan Chelsea pada musim 2014-2015 awal dan berhasil menciptakan 20 angka pada 26 laga di Premier League musim itu. Sementara musim sebelumya pemain penyerang yang berusia 27 tahun tersebut mencetak 8 angka lebih sedikit dari 18 laganya pada kompetisi yang serupa.