Tag Archives: Belgia

Laga Belanda Melawan Belgia Imbang 1-1

Pertandingan friendly antara Belanda melawan Belgia selesai dengan skor imbang 1-1. Belanda unggul lebih awal pada paruh pertama hingga akhirnya dibalas Belgia pada menit-menit terakhir babak kedua.

Lewat laga yang berlangsung pada hari Kamis (10/11/2016) dinihari WIB, di Amsterdam ArenA, Belgia bermain lebih unggul lewat penguasaan bola hingga 61 persen. Lewat statistik, Belgia tercatat lakukan 17 percobaan dengan 5 di antaranya yang tepat sasaran. Sedangkan Belanda cuma lakukan 5 sepakan dengan 2 di antaranya yang mengarah ke gawang.

Belgia lebih awal memberi ancaram pada menit 28. Umpan Kevin De Bruyne disambut oleh Dries Mertens dengan tandukan. Namun usaha Mertens tersebut masih melayang tipis di atas mistar gawang Belanda.

Biarpun Belgia lebih sering menguasai laga, Belanda lah yang lebih awal unggul. Tuan rumah pimpin pada menit 38 lewat eksekusi penalti yang dilakukan Davy Klaassen.

Penalti yang didapat Belanda diberikan usai Jeremain Lens dilanggar oleh Jan Vertonghen pada area terlarang. Klaassen yang menjadi eksekutor berhasil bikin Simon Mignolet takhluk untuk berikan Belanda keunggulan dengan skor 1-0. Keunggulan Belanda tersebut tetap berlangsung sampai turun minum.

Pada babak kedua, Belgia terus berusaha menciptakan angka balasan. Sepakan bebas De Bruyne pada menit 62 belum menjadi angka usai ditepis oleh Maarten Stekelenburg.

Usaha Romelu Lukaku pada menit 78 dengan tendangannya lewat area penalti masih membentur pemain bek Belanda dan melebar. Belum lama kemudian, striker Everton tersebut pun lewatkan sebuah kesempatan emas usai tendangannya lewat jarak dekat masih jauh melambung di atas gawang.

Usaha Belgia untuk membuat kedudukan imbang pada akhirnya berhasil terwujud pada menit 82. Yannick Ferreira Carrasco yang menuju ke depan area penalti Belanda lalu melesatkan tendangan. Bola terbentur Joel Veltman kemudian melambung lewati Stekelenburg yang tak bisa bergerak.

3 menit sebelum pertandingan berakhir, Stelkelenburg lakukan penyelamatan apik untuk menolong gawang Belanda. Ia menepis tendangan Eden Hazard yang menyelesaikan kerja sama dengan Lukaku. Skor 1-1 pada akhirnya tidak berubah sampai laga berakhir.

Wales Sangat Mengenal Belgia

Wales bakal melawan Belgia pada partai perempatfinal di Piala Eropa 2016. The Dragons akui kalau The Red Devils sudah sangat mereka kenal karena sering kali berhadapan.

Laga pada babak 8 besar di Piala Eropa tersebut akan berjalan pada hari Sabtu (2/7/2016) pukul 2.00 dinihari WIB, di Stade Pierre-Mauroy, Villeneuve d’Ascq.

Pada tahun-tahun terakhir ini, Wales sering kali berjumpa dengan Rusia. Dari tahun 2012, kedua negara itu saling bertemu hingga 4 kali.

Catatan bertemunya 2 tim itu cukup balance, dengan tercatat Wales berhasil meraih kemenangan 1 kali, Belgia pun sama berhasl menang 1 kali, dan 2 pertandingan lainnya selesai dengan skor imbang.

Chris Coleman sang pelatih tim Wales, mengatakan kalau laga sekarang ini pun akan berlangsung dengan menarik serupa dengan pertandingan yang telah selesai dilangsungkan pada tahun-tahun terakhir.

“Kami telah melawan mereka 4 kali di tahun-tahun terakhir, kami sanagt mengenal mereka, mereka pun sebaliknya (mengenal kami). Namun, kami perlu menjadi Wales, semua itu tentang kami. Kami sadari kalau Belgia adalah tim yang hebat, tidak ada cerita kalau kami cuma perlu melakukan usaha kami seperti yang setiap saat kami kerjakan,” imbuh Coleman.

“Mereka tempil dengan gayanya yang cepat, berimajinasi, dan solid. Mereka adalah tim yang hebat. Ketika datang saatnya bertahan, kami bakal lakukan itu dengan semaksimal mungkin, ketika kami datang waktunya untuk menyerang kami akan mengerjakannya dengan sekuat tenaga.”

“Kami menghormati mereka, namun kami telah mengantar mereka melangsungkan hal yang baik sebelumnya dan kami bakal melakukan hal tersebut kembali,” kata dia.

Belgia Was-was Pada Taktik Wales

Setelah berhasil menang dengan skor telak, Belgia diminta tidak terlalu senang yang nantinya akan bertemu Wales. Marc Wilmots memprediksi ancaman dari Wales sebenarnya ialah laju dan menyerang balik.

Belgia akan melawan Wales dalam tujuannya untuk meraih tiket ke babak semifinal di Piala Eropa 2016, pada pertandingan yang berlangsung pada hari Sabtu (2/7/2016) dinihari WIB, di Stade Pierre-Mauroy. Tim besutan Wilmots hadir dengan rasa pede yang tinggi, karena sebelumnya di babak perempatfinal berhasil menang dengan skor telak 4-0 melawan Hongaria.

Belgia diminta untuk tetap berkonsentrasi sebab Wilmots memperhatikan Wales akan sangat mengancam dengan lajunya dan menyerang balik. Fokus merupakan inti untuk menghadapi hal itu.

“Pertandingan melawan Hongaria berlangsung lancar, namun kami saat ini perlu terus konsentrasi dan tak melihat lawan enteng dan berpikiran kalau kami akan mudah memnangkannya. Pertandingan ini tidak akan mudah dilewati, saat ini adalah lawan yang berbeda,” ujar dia.

“Mereka merupakan sebuah tim yang ahli dalam kecepatan, tampilkan permainan sepakbola yang oke, dan tak sedikit dari isi pemainnya tampil di Inggris. Mereka merupakan sebuah tim yang memiliki pertahanan begitu hebat dan memiliki potensi yang nyata lewat menyerang balik.”

“Saat ini yang dipertaruhkan beda. Ini tak lagi sebuah pertandingan kualifikasi untuk menambah poin. Kami akan hadir ke laga dengan masuk ke babak semifinal Piala Eropa sebagai imbalannya, itu jauh dari kenyataannya,” ucap pria yang sekarang berusia 47 tahun itu.

Belgia perlu akui unggulnya Wales 0-1 pada fase kualifikasi pada pertemuan terakhir. Lewat 3 pertemuan terakhir, Belgia sudah terasa kesulitan dan belum pernah bisa menang, dengan 2 pertandingan lainnya diakhiri dengan imbang.

Wales Optimis Menang Atas Belgia Lagi

Walau tidak difavoritkan lebih dari Belgia, Wales pede dengan peluangnya untung memenangkan laga. Catatan pada sejumlah pertemuan terakhir mereka adalah sebuah pengalam yang baik.

Wales bakal menghadapi Belgia pada babak perempatfinal di Piala Eropa yang akan berlangsung pada hari Sabtu (2/7/2016) dinihari WIB di Stade Pierre-Mauroy. Di atas kertas, Wales tidak lebih difavoritkan pada laga ini.

Tak hanya hadir menjadi tim debutan, skuat Wales tetap kalah cemerlang daripada Belgia. Bale adalah pilihan utama, sedangkan sang lawan memiliki beberapa pemain antara lain Eden Hazard, Kevin de Bruyne, atau Romelu Lukaku.

Bale tahu betul posisi Belgia sebagai tim unggulan. Namun hal tersebut dikatakan tidak akan mengacaukan fokus mereka melangsungkan laga.

Malah Wales merasa pedei sebab pada pertemuannya yang terakhir sebelumnya sukses merai kemenangan dengan skor 1-0 di tahap kualifikasi. Malah lewat 2 pertandingan lainnya di 3 pertemuan terakhir, mereka dapat menahan Belgia dengan skor seri.

“Kami tak harus mendapatkan motivasi tambahan sama sekali. Mereka merupakan tim yang begitu hebat, kami sadari hal tersebut. Misi mereka ialah menjadi pemenang di Piala Eropa dan mereka melihat semua tim lawan layaknya jalan mereka untuk bisa masuk ke babak final serta jadi pemenang,” ucapnya.

“Kami tak merasa hal tersebut merupakan sebuah pelecehan atau malah kami harus dapatkan motivasi dari hal tersebut. Itu merupakan pendapat mereka.”

“Ini merupakan tentang fokus dengan diri kami masing-masing, menjalankan strategi bermainan kami, dan berusaha mengeksekusinya. Kami telah sempat kalahkan mereka sebelum ini, maka kami dapat mengulanginya kembali,” ujar pemain penyerang dari Real Madrid ini.

Malam Membahagiakan Bagi Belgia

Belgia berhasil meraih hasil sangat positive pada pertandingan perdelapanfinal di Piala Eropa ini. Mereka dikatakan melangsungkan malam yang sangat membahagiakan ketika berhadapan dengan Hongaria.

Ketika menjalani laga yang berlangsung di Stadium de Toulouse, pada hari Senin (27/6/2016) dinihari WIB, Belgia berhasil menang dengan skor telak 4-0.

Toby Alderweireld adalah pencetak angka pertama bagi The Red Devils di babak pertama, lalu 3 angka lain tercipta di babak kedua laga yang berhasil dicetak lewat Michy Batshuayi, Eden Hazard, dan Yannick Carrasco.

Tercatat kalau Belgia bisa membuat berbagai kesempatan. Mereka menuliskan 25 kali melakukan usaha dengan 14 di antaranya mengarah ke gawang, dan 4 lainya menjadi gol.

Hebatnya penjaga gawang Hongaria yaitu Gabor Kiraly, telah membuat Belgia tak dapat meraih kemenangan angka semakin banyak lagi. Ia telah menciptakan penyelamatan pada gawang yang dijaganya sebanyak 10 kali.

Belgia yang berhasil menang kali ini, Hazard mengatakan hal tersebut sebagai sebuah malam yang membahagiakan. Pemain yang bermain untuk Chelsea tersebut melakukan 1 cetak angka dan satu kali menjadi assist.

“Benar, Aku memiliki harapan besar untuk meraih hasil yang positive,” ujar Hazard.

“Kami berhasil mencetak banyak angka ke gawang lawan, melahirkan berbagai kesempatan, dan Thibaut Courtois berhasil membuat clean sheet, maka mala mini adalah malam yang membahagiakan.”

“Saya mengetahui kalau mereka adalah sebuah tim yang memiliki level tinggi pada bagian pertahanan yang banyak orang tahu pertahanannya sangat oke. Saya tahu kalau kami perlu menanti dengan tenang agar bisa mencetak angka ke gawang mereka,” ucap dia.

Wilmots Memuji Lukaku

Romelu Lukaku membalas penampilan kurang okenya dengan mencetak 2 angka ke gawang milik Republik Irlandia. Marc Wilmots sang pelatih Belgia cuma dapat memberi pujian untuk pemain strikernya tersebut.

Lukaku memberi motivasi untuk Belgia dalam dapatkan kemenangan pertama saat melawan Irlandia dengan skor 3-0 di pertandingan kedua Grup E, pada hari Sabtu (18/6/2016) malam WIB. Pemain yang juga bermain untuk Everton ini berhasil menemukan jalan atas kebuntuan timnya dengan membobol gawang lawan pembuka saat memasuki babak kedua sebelum tambahkan angka lagi di menit ke 70. Satu angka Belgia yang lain dicetak oleh Axel Witsel.

Penampilan oke itu serta menghentikan kritik yang disorotkan untuk Lukaku ketika Belgia kalah melawan Italia dengan skor 0-2 di pertandingan pertama. Lukaku Cuma melakukan 27 kali dalam menyentuh bola dan ciptakan 2 kali usaha, termasuk lewati suatu kesempatan mudah. Lukaku lalu ditarik dan digantikan oleh Divock Origi pada menit ke 73.

Usai bermain dengan oke berhadapan dengan Irlandia, Lukaku pun tidak tampil sepenuhnya sebab masuk di menit 82 digantikan oleh Christian Benteke. Wilmots memiliki alasan sendiri tentang itu.

“Kami berharap dapat memberi seseorang kepercayaan diri bersama Romelu Lukaku,” ujar Wilmots.

“Ia telah tampil di sebuah pertandingan yang hebat. Saat iya melewati sebuah kesmpatan berhadapan dengan Italia, sejumlah orang mengatakan itu semua lain. Saya hanya perlu membuat pasti kalau saya percaya dengan dirinya.”

“Ia berbuat dengan apa yang sudah saya inginkan sekarang ini. Saya menunjuk dirinya untuk melesast cepat dalam 70 menit dan lalu saya menarik ia keluar.”

Adanya kemenangan tersebut, Belgia telah mendapatkan 3 poin dan berada di urutan kedua di ikuti belakangnya oleh Italia yang sudah pasti akan lolos. Belgia akan berhadapan dengan Swedia untuk melangsungkan pertandingan penentu pada hari Kamis (23/6) dinihari WIB.