Tag Archives: Inter Milan

Masa-masa Buruk Inter Milan

inter milan

Inter Milan sudah puasa kemenangan di enam partai terakhir. Rangkaian hasil minor ini menyebabkan peluang Nerazzurri untuk finis di zona Eropa perlahan makin menipis.

La Beneamata tumbang 0-1 saat meladeni Napoli di giornata 34 Serie A 2016/17, Senin (01/5). Gol tunggal tim tamu dibukukan Jose Callejon akibat blunder Yuto Nagatomo pada menit 43.

Empat kali kalah plus dua kali seri membuat anak asuh Stefano Pioli ini cuma bisa mendapat dua angka dalam enam pertandingan terakhirnya. Ini betul-betul jadi periode buruk untuk mereka.

6 Laga terakhir Inter (Serie A)
19-03-2017 Torino 2-2 Inter
04-04-2017 Inter 1-2 Sampdoria
09-04-2017 Crotone 2-1 Inter
15-04-2017 Inter 2-2 Milan
23-04-2017 Fiorentina 5-4 Inter
01-05-2017 Inter 0-1 Napoli.

“Kami harus berbenah dan terlepas dari momen buruk ini,” kata gelandang Inter Roberto Gagliardini seperti dikutip Football Italia.

“Tapi sayang ucapan itu selalu muncul nyaris tiap pekan. Kami harus bekerja keras dan mengurangi bicara. Ini bulan yang sangat negatif, akan tetapi kami berupaya tetap kompak dan melakukan hal terbaik.”

“Para fans sudah memberi banyak sekali dukungan, dan kami harusnya memberikan hal lebih kepada mereka. Sesegera mungkin kami harus meninggalkan periode ini.”

Kekalahan dari Napoli membuat La Beneamata terpaku di posisi tujuh dengan jarak tiga angka di belakang AC Milan, namun terpaut delapan angka dari Atalanta di peringkat kelima. Walau demikian dengan empat partai sisa, bekas manajer Lazio itu optimis bisa tembus zona Eropa.

“Sekarang ini hasil-hasilnya negatif. Tetapi kami masih mampu finis di zona Eropa. Itulah misi kami,” kata Pioli seperti dikutip AFP.

Sampaoli Jadi Manajer Baru Inter?

jorge sampaoli

Inter kabarnya berminat untuk mendatangkan manajer Sevilla Jorge Sampaoli apabila Stefano Pioli gagal mencuri kepercayaan pemilik klub.

Pioli bisa mengantarkan La Beneamata bangkit semenjak menggantikan tempat Frank de Boer pada November 2016. Akan tetapi kekalahan 2-1 dari Sampdoria pekan lalu membuat kesempatan mereka melaju ke Liga Champions musim depan kian tipis.

Dilansir oleh calciomercato.com, misi Inter saat ini ialah tiket lolos ke Liga Europa tapi itu kemungkinan tak cukup membuat jabatan Pioli aman musim depan.

Pihak pemilik klub, Suning Groups, mau timnya memiliki seorang manajer berkarakter kuat di pinggir lapangan. Manajer yang digadang-gadang bakal merapat ialah Antonio Conte atau Diego Simeone.

Namun kedua pria itu sepertinya bakal tetap bertahan di masing-masing klubnya yakni Chelsea dan Atletico Madrid sehingga Inter kemungkinan harus mencari opsi lainnya.

Manajer AS Roma Luciano Spalletti dan pelatih AS Monaco Leonardo Jardim kabarnya masuk dalam perburuan tetapi Sampaoli adalah satu nama yang kemungkinan bakal jadi kandidat kuat.

Manajer Sevilla itu mulai diakui kapasitasnya sebagai pelatih papan atas sejak menangani timnas Cili dan mengatarkan mereka berjaya di Copa America 2015. Bahkan Sampaoli konon juga tengah jadi bidikan Barcelona dan timnas Argentina.

Eder Sebut Kans Tundukkan Roma 50%

Pemain striker Inter Milan yaitu Eder, membuat yakin timnya dapat berhadapan dengan AS Roma ketika kedua tim berhadapan pada akhir pekan ini. Baginya, hal tersebut tidak lepas dari Inter yang sudah alami kemajuan.

Pernah terperosot, Inter mulai melangkah dengan meyakinkan sedari dipimpin oleh Stefano Pioli. Lewat 10 laga terakhir di Serie A, Inter dapatkan 9 hasil positif dan cuma kalah satu kali melawan.

Langkah itu mengantarkan Inter tembus zona Eropa. Nerazzurri sekarang berada di urutan 4 klasemen dengan mengumpulkan 48 poin, berselisih 6 poin dengan Napoli yang berada di zona Liga Champions.

Pada akhir pekan ini, Inter telah dinanti grande partita menghadapi Roma di Giuseppe Meazza pada laga lanjutan Serie A giornata 26 yang berlangsung pada hari Senin (27/2/2017) dinihari WIB. Eder mejuga menganggap kalau kedua tim miliki kesempatan untuk menang yang sama.

“Kami mengetahui kalau ini merupakan laga yang penting. Jadi seperti itu sebab sejumlah hasil kami baru-baru ini. Kami bermain amat oke, kami pada jalan yang benar namun mereka yang berada di depan kami melangkah dengan amat cepat,” ucap Eder.

“Roma merupakan lawan yang amat kuat, ini merupakan pertandingan yang miliki peluang dari masing-masing tim 50 persen walau kami miliki sedikit keuntungan sebab tampil di markas, yang perlu kami optimalkan. Bagaimanapun kami akan siap.”

“Siapa yang amat bikin kami merasa khawatir? Di samping (Edin) Dzeko, yang paling penting ialah grup. Kalau skuat bermain oke, maka beberapa individunya pun bakal tampil oke. Lewat hal tersebut, Giallorossi kokoh,” katanya.

Pioli Anggap Inter Memang Pantas Menang

Karena membiarkan keunggulan 2 angka, Inter Milan perlu tampil sampai memasuki extra time ketika berhadapan dengan Bologna. Tetapi, sang pelatih Stefano Pioli menganggap kalau Inter memang pantas raih hasil positif.

Inter menangkan laga atas Bologna dengan skor akhir 3-2 di laga babak 16 besar Coppa Italia yang berlangsung pada hari Rabu (18/1/2017) dinihari WIB, di Stadion Giuseppe Meazza. Tetapi, Nerazzurri baru bisa lolos usai melangsungkan laga hingga 120 menit.

Inter sesungguhnya lebih awal unggul dengan skor 2-0 lewat angka yang diciptakan Jeison Murillo dan Rodrigo Palacio. Namun, Bologna dapat ciptakan 2 angka balasan lewat Blerim Dzemaili dan Godfred Donsah. Tim tamu juga paksakan untuk berlansungnya extra time.

Saat berlangsungnya extra time, Antonio Candreva yang turun ke lapangan menjadi pemain pengganti bermain menjadi penentu atas hasil positif yang diraih Inter dengan angka yang ia cetak di menit 98. Inter pun lolos ke babak perempatfinal dan berikutnya bakal berhadapan dengan Lazio atau Genoa.

“Ini merupakan sebuah laga yang oke dengan banyanya kesempatan,” ucap Pioli.

“Laga ini sesungguhnya telah ada pada tengan kami. Namun, laga ini pun jadi sebuah bukti kalau saja Anda sedang lengah sedikit saja, kesempatan lawan dapat kembali terbuka,” katanya.

“Saya memberi pujian pada Bologna, dan juga tim saya yang berharap bisa lolos dari partai ini. Tadi merupakan sebuah laga yang imbang, namun pada akhirnya kamilah yang layak keluar sebagai pemenang,” imbuh Pioli.

Inter Tundukkan Fiorentina 4-2

Inter Milan sukses atasi perlawanan ketat yang ditunjukkan Fiorentina di giornata 14 Serie A. Nerazzurri tundukkan La Viola dengan skor 4-2.

Menjadi tuan rumah menghadapi Fiorentina pada hari Selasa (29/11/2016) dinihari WIB, di Stadion Giuseppe Meazza, Inter awali laga dengan cara yang hebat. Dalam waktu laga yang belum berjalan 20 menit, tim tuan rumah telah lebih dulu unggul dengan 3 angka yang tercipta lewat 3 pemain mereka yaitu Marcelo Brozovic, Antonio Candreva, dan Mauro Icardi.

Brozovic awali skor di menit ketiga. Sepakan keras kaki kanannya membuat bergetar gawang Fiorentina yang dijaga oleh Ciprian Tatarusanu.

Masuk di menit 9, Inter membuat ganda keunggulan mereka jadi 2-0. Candreva seperti raih durian runtuh saat Tatarusanu membuat belok umpan silang Ivan Perisic ke tempatnya. Ia pun hanya perlu cocorkan bola ke dalam gawang.

Icardi bikin Inter semakin unggul dengan angka yang ia cetak di menit ke-19. Ia lakukan penampilan individu pada area penalti Fiorentina dan tundukkan 2 pemain bek lawan sebelum membuat Tatarusanu takhluk.

Fiorentina membuat semakin kecil ketertinggalan mereka jadi 1-3 di menit ke-37 dengan angka yang diciptakan oleh Nikola Kalinic. Kalinic menyambar umpan panjang dari Milan Badelj dan sontekan yang ia lakukan membuat Samir Handanovic takhluk.

Fiorentina kehilangan seorang pemain saat laga memasuki injury time babak pertama. Gonzalo Rodriguez diberi kartu merah langsung usai melanggar Icardi.

Walaupun kalah dari jumlah pemain di lapangan, Fiorentina malah dapat kembali ciptakan angka. Di menit 62, Josip Ilicic membobol gawang Inter usai sepakan kaki kirinya oleh Handanovic salah diantisipasi. Skor pun berubah menjadi 2-3.

Angka tersebut bikin Fiorentina semakin antusias untuk bikin skor menjadi imbang. Namun, hal tersebut menyisakan lubang pada garis pertahanan mereka.

Pada menit pertama injury time, Inter memastikan kemenangan mereka dengan angka kedua kalinya yang diciptakan oleh Icardi. Icardi dengan mudah lakukan sontek pada bola ke dalam gawang usai sepakan Perisic dimentahkan oleh Tatarusanu.

Lewat hasil ini, Inter naik ke urutan 8 klasemen Serie A dengan raih 21 poin. Fiorentina berada tepat di bawah mereka dengan mengoleksi 20 poin.

Susunan Pemain
Inter: Handanovic; D’Ambrosio, Ranocchia, Miranda, Ansaldi; Brozovic, Kondogbia (Joao Mario 46); Candreva (Eder 78), Banega (Melo 69), Perisic; Icardi

Fiorentina: Tatarusanu; Gonzalo Rodriguez, Salcedo, Astori, Milic (Tomovic 46); Badelj, Borja Valero; Tello (Perez 75), Ilicic, Bernardeschi (Chiesa 65); Kalinic

Inter Terus Incar Liga Champions

Ada selisih yang cukup jauh antara Inter Milan dengan area Liga Champions pada klasemen Serie A. Tetapi, Inter terus mengincar satu posisi di Liga Champions pada musim berikutnya.

Inter naik ke urutan 9 di klasemen sedangkan usai menangkan laga atas Crotone dengan skor 3-0, pada hari Senin (7/11/2016) dinihari WIB. Nerazzurri kumpulkan 17 poin lewat 12 pertandingan.

Inter berselisih 13 poin dengan Juventus yang sekarang ini berada di urutan teratas klasemen. Lewat tempat ketiga atau tempat terakhir untuk masuk ke Liga Champion, yang saat ini diisi oleh AC Milan, mereka berjarak 8 poin.

Namun, dikarenakan musim masih amat panjang, Inter terus yakin. Mereka optimis mereka bakal masuk ke zona 3 besar.

“Jalan yang akan kami lalui masih panjang, namun incaran kami masih sama yaitu lolos ke Liga Champions,” ujar pemain bek Inter, Joao Miranda, pada situs resmi klub.

“Kami saat ini bakal melangsungkan tugas internasional dengan keyakinan yang lebih besar, namun kami sadar untuk hal tersebut kami perlu berusaha dengan keras. Hal tersebutlah satu-satunya cara untuk membuat keadaan ini berubah. Para pemain internasional bakal berusaha dengan keras dengan timnas mereka dan para pemain lainnya akan terus di tempat ini, mungkin bekerja bersama dengan sang pelatih baru,” ucap Miranda.

Usai keluarkan Frank de Boer di pekan kemarin, Inter bakal secepatnya umumkan sang pelatih baru. Mereka rumornya sudah pilih bekas pelatih Lazio yaitu Stefano Pioli.

“Pelatih anya bakal dapatkan segerombolan pemain yang siap berusaha dengan keras jelang laga derby,” imbuh Miranda.

Sedari lepas dari jeda internasional, Inter bakal berhadapan dengan Milan di pertandingan derby, pada tanggal 20 November yang akan datang.

Performa Sebenarnya dari Inter Saat Hadapi Juve

Inter Milan berhasil membuat malu tim yang menjadi juara bertahan di Liga Italia yaitu Juventus. Nerazzurri dikatakan dapat memperlihatkan performa sebenarnya pada pertandingan menghadapi Bianconeri.

Ketika melangsungkan laga pada hari Senin (19/9/2016) dini hari WIB, di Giuseppe Meazza, Inter raih hasil positif dengan skor akhir 2-1. Hasil baik tersebut diraih oleh tim yang di besut oleh Frank De Boer dengan sulit.

Inter tertinggal lebih awal setelah Stephan Lichtsteiner mencetak satu angka pada menit 66 melanjutkan umpan silang yang dilakukan oleh Alex Sandro.

Inter membalah angka tersebut dengan bergegas usai Mauro Icardi menciptakan angka lewat memanfaatkan umpan sudut dari Ever Banega pada menit 68.

Inter pastikan kemenangannya pada menit 78 ketika Ivan Perisic dapat mencatatkan namanya pada papan skor. Ia menanduk umpan yang dilesatkan Icardi di dalam area penalti.

Pemain belakang Inter yaitu Davide Santon, mengatakan kalau performa La Beneamata baru terlihat di pertandingan menghadapi Juve ini.

“Anda menyaksikan Inter dengan performa yang aslinya pada malam ini. Memberi tekanan kepada lawan Anda dan meraih bayaran, Juventus pun melakukan kesalahan,” ujar Santon seperti dilansir pada situs resmi milik Inter.

Inter bakal melangsungkan laga menghadapi Empoli pada tengah pekan ini. Mereka bakal melangsungkan laga di kandang Empoli pada hari Kamis (22/9) dini hari WIB.

“Kami memiliki pertandingan lain pada hari Rabu dan kami perlu pastikan kalau kami bakal bersiap untuk hal tersebut,” ucap pemain bek yang sempat bermain untuk Newcastle United tersebut.

Gabigol Ingin Menyesuaikan Diri di Serie A

Gabriel ‘Gabigol’ Barbosa tidak terdaftar dalam skuat Inter Milan yang akan ikut serta di Liga Europa. Ini disebabkan klub berharap kalau Gabigol memiliki banyak waktu untuk menyesuaikan diri dengan Serie A lebih dulu.

Gabigol menjadi salah satu perekrutan Inter pada bursa transfer musim panas ini usai direkrut dari Santos dengan ddana transfer sebesar 28 juta euro. Kehadiran Gabigol diminta dapat menambah tajam garis serangan Nerazzurri.

Tetapi, hal yang mengejutkan berlangsung saat Inter tidak mendaftarkan nama Gabigol pada skuat mereka yang bakal bermain di Liga Europa musim ini. Dengan bersama Gabigol ada pun pemain anyar lain yaitu Joao Mario dan Stevan Jovetic serta Geoffrey Kondogbia.

Inter pribadi cuma diizinkan menulis nama 21 pemain di ajang UEFA musim ini sebab dianggap telah melanggar aturan Financial Fair Play (FFP).

Berhubungan dengan ketidak berhasilannya tampil di ajang Eropa musim ini, Gabigol pribadi tidak merasa kecewa. Karena hal tersebut telah menjadi keputusan bersama dirinya bersama klub yang supaya terlebih dahulu menyesuaikan diri dengan sepakbola Italia sebelum dapat tampil di ajang Eropa.

Untuk Gabigol, Inter memang menjadi klub Eropa pertama baginya usai sedari kecil terus belajar dan berkarier di Santos.

“Merupakan sebuah keputusan dari Inter tak mendaftarkan nama saya pada skuat Liga Europa,” ucap Gabigol.

“Bakal banyak perjalanan saat paruh perdana musim dan mereka berharap saya dapat menyesuaikan diri,” lanjutnya.

“Saya memang ingin sering tampil, namun ini baru permulaan, tahap pertama, kemudian saya baru kana dapat masuk dan tampil seperti mana biasanya saya bermain.”

Joao Mario Ingin Segera Main Bersama Inter

Joao Mario akui kalau dirinya sudah tidak sabar untuk melangsungkan laga perdananya bersama Inter Milan. Ia telah persiapkan semuanya untuk pertandingan pertamanya menjadi salah satu pemain dari inter.

Joao Mario menjadi salah satu perekrutan Inter pada bursa transfer musim panas sekarang. Direkrut dari Sporting CP, hara Joao Mario dikabarkan dana yang keluar hingga 45 juta euro.

Kemampuan yang dimiliki Joao Mario yang mahir dalam bermain di bermacam bagian di garis tengah menjadi alasan kenapa Inter merekrut dirinya. Tak hanya pada bagian gelandang tengah, Joao Mario pun dapat bermain di bagian kiri dan kanan.

Debut Joao Mario pribadi perlu ditunda sampai dengan 2 pekan mengingat jeda internasional, di mana si pemain yang berusia 23 tahun tersebut bermain untuk tim nasional Portugal.

Sebab itulah Joao Mario tidak sabar ingin melangsungkan pertandingan perdananya dengan Inter pada akhir pekan ini di markas Pescara. Inter pribadi baru dapatkan 1 poin di 2 pertandingan yang lalu.

“Saya amat bahagia dapat berada di tempat ini dan hari ini merupakan waktu latihan perdana saya,” ucap Joao Mario.

“Saat ini saya bakal bersiap-siap sebagus mungkin untuk pertandingan melawan Pescara. Hari yang baik, para rekan satu tim amat baik dan memberi sambutan kepada saya dengan hangat. Sekarang saya ingin menolong mereka saat lapangan,” lanjutnya.

“Sepakbola Italia amat kompetitif, maka kami perlu melakukan kerja keras namun kami bersama kami dapat meraih tujuan kami. Saya ingin berikan pesan untuk para fans, selalu dekat dengan tim dan selalu memberi dorongan untuk kami. Kami perlu pertolongan mereka,” ujarnya.

Inter Memilih De Boer Untuk Menjadi Pelatih yang Baru

Inter Milan telah mengumumkan secara resmi memilih Frank de Boer menjadi pelatih yang baru. Pria yang berkebangsaan Belanda itu sudah menyetujui dikontrak dalam jangka waktu 3 tahun ke depan.

De Boer menduduki jabatan yang sebelumnya ditempati oleh Roberto Mancini, yang sebelumnya sudah dipecat (8/8/2016). Bekas pelatih Ajax Amsterdam itu bakal diperkenalkan didepan publik siang hari ini waktu setempat.

Pria yang berumur 46 tahun tersebut memulai masa depannya sebagai seorang pelatih dengan memimpin tim junior Ajax pada tahun 2007 sebelum pada akhirnya menjadi asisten manajer dari tim nasional Belanda. Kemudian, De Boer melangsungkan waktunya selam 6 tahun untuk melatih tim utama Ajax dengan mempersembahkan 4 titel juara Liga Belanda sebelum pada akhirnya menerima tawaran dari Inter.

“Kami Klub sepakbola Internazionale Milano menyatakan kalau sang pelatih asal Belanda yaitu Frank de Boer bakal dinyatakan menjadi seorang pelatih yang baru di klub pada sebuah konferensi pers hari ini jam 14.00 bertempat di Centro Sportivo Angelo Moratti,” demikian isi pernyataan pada situs resmi milik klub.

“De Boer bakal bersama Nerazzurri dengan hubungan selama 3 tahun ke depan dalam kontrak dan akan memimpin latihan tim inti pada siang nanti.”

“Ia memiliki banyak pengalaman soal permainan internasional dengan tampil pada tingkatan paling tinggi baik kepada klub ataupun negaranya. Di antara tahun 1990 dan 2004, De Boer tampil sebanyak 112 kali dan menciptakan 13 angka untuk the Oranje. Di tingkat klub, AFC Ajax menangkan 5 gelar Eredivisie, trofi Liga Champions, Piala UEFA, Piala Super Eropa, dan Piala Interkontinental. Ia pun sempat tampil bersama Barcelona, Galatasaray, dan Rangers.”

“Sebagai seorang pelatih SFC Ajax De Boer telah menangkan 4 gelar juara Eredivisie beruntun di antara tahun 2011 dan 2014.”