Tag Archives: Juergen Klopp

Klopp Sebut Liverpool Mungkin Saja Ciptakan 3 Angka

Sang manajer Liverpool Juergen Klopp akui merasa senang dengan cara bermain tim yang dibesutnya ketika mendapat hasil imbang berhadapan dengan Chelsea 1-1. Namun Klopp menganggap Liverpool mungkin saja menangkan pertandingan.

Berhadapan dengan Chelsea pada hari Rabu (1/2/2017) dinihari WIB, di Anfield, Liverpool terkejut usai David Luiz ciptakan angka pembuka pada pertengahan babak pertama. Skor 1-0 sementara untuk keunggulan tim tamu tak berubah hingga turun minum.

Pada tengah paruh kedua, The Reds pada akhirnya dapat membuat kedudukan imbang lewat angka yang diciptakan oleh Giorginio Wijnaldum. Tetapi, Liverpool hampir kalah usai wasit memberi Chelsea tendangan penalti setelah pelanggaran pada Diego Costa. Beruntungnya, Simon Mignolet berhasil menahan sepakan pemain striker Chelsea tersebut.

Semasa laga berlangsung, Liverpool lebih unggul dengan mengntrol bola sampai dengan 62 persen dengan 3 dari 7 upayanya tepat ke sasaran. Termasuk kesempatan dari Roberto Firmino pada akhir babak kedua.

“Saya merasa ragu senang ialah kata yang pas untuk menceritakan apa yang saya rasa saat ini. Namun saya merasa bangga dengan para pemain sebab mereka lakukan banyak hal yang hebat berhadapan dengan sebuah tim yang sangat oke,” ucap Klopp.

“Kami sungguh bermain oke. Hasilnya memang tak dapat kami ganti. Kami mungkin saja kalah sebab ada penalti.”

“Pada babak kedua kami merepotkan mereka, kami mungkin saja ciptakan angka kedua atau angka ketiga. Saya merasa senang kami dapat berikan sinyal ini dan bikin atmosfer ini. Tadi merupakan sebuah penampilan yang oke,” imbuh dia.

Lewat hasil ini, Liverpool masih berada di urutan keempat dengan mengumpulkan 46 poin, berjarak 10 poin dengan Chelsea yang berada di urutan teratas klasemen. Walau begitu, Liverpool resmi akhiri bulan Januari dengan cuma meraih 1 hasil positif pada 9 laga di tiap ajang.

Klopp Legah Liverpool Lolos Tanpa Masuk Extra Time

Liverpool memang hanya berhasil menangkan laga dengan skor 1-0 saat berhadapan dengan Plymouth Argyle. Namun hal tersebut telah buat sang manajer Juergen Klopp merasa puas sebab The Reds tidak perlu lolos dengan memasuki extra time.

Usai tampil seri tanpa ada angka yang tercipta sekitar 10 hari yang lalu di Anfield, Liverpool dan Plymouth bertemu lagi di pertandingan replay Babak Ketiga Piala FA yang berlangsung pada hari Kamis (19/1/2017) dinihari WIB, di Home Stadium.

Liverpool unggul lewat penguasaan bola mencapai 68 persen. Mereka lesatkan 16 upaya, tetapi cuma 4 yang mengarah ke gawang. Sementara tuan rumah miliki 5 percobaan dengan 2 di antaranya yang tepak ke sasaran.

Tetapi, cuma 1 angka yang diciptakan Liverpool lewat Lucas Leiva di menit 18 dengan tandukan melanjutkan umpan pojok yang dilancarkan oleh Philippe Coutinho. Liverpool sesungguhnya berkesempatan tambahkan angka namun penalti Divock Origi pada babak kedua dibendung sang penjaga gawang Plymouth.

Walau hanya menang dengan jarak 1 angka atas tim divisi 4, Klopp tidak persoalkan hal tersebut sebab yang paling penting adalah Liverpool dapat lolos dan bakal tantang Wolverhampton pada babak keempat.

Biarpun begitu, Klopp akui kalau timnya pernah merasa was-was bakal kerepotan ciptakan angka mengingat cara bermain Plymouth pada pertemuan pertama kemarin.

“Makin lama Anda tak ciptakan angka jadi bakal makin penasaran dan Anda menyaksikan kalau saat mereka mulai tampil direct, kami tak biasa dengan hal tersebut dan mereka tak sering tampil bersama – garis belakang,” ucap Klopp.

“Ok, mereka memang miliki sejumlah kesempatan namun kami pun begitu, terutamanya pada 20 menit saat kami menguasai laga,” lanjutnya.

“Mungkin ini bukanlah pertandingan yang menarik namun untuk kami ini amat penting seperti pertandingan lainnya untuk sejumlah pemain muda, maka semuanya baik-baik saja, tak ada tambahan waktu, tujuan kami selesai. Semuanya terasa menyenangkan di tempat ini karena kami dapat tuntaskan pertandingan lebih cepat,” ujar Klopp.

Klopp Sebut Mereka Bakal Membalas di Anfield

Biarpun kalah pada leg pertama, sang manajer Liverpool Juergen Klopp yakin dengan kesempatan timnya masuk ke babak final. Namun ‘Si Merah’ diminta bermain lebih apik saat melangsungkan laga di Anfield.

Di leg pertama Semifinal Piala Liga Inggris yang berlangsung pada hari Kamis (12/1/2017) dinihari WIB, di St Mary’s, Liverpool bermain di bawah penampilan okenya dan perlu akui unggulnya Southampton dengan skor 0-1.

Angka yang diciptakan Nathan Redmond pada menit 20 tidak dapat dibalas oleh anak-anak Merseyside Merah pada sisa laga. Penampilan buruk yang Liverpool tampilkan menjadi alasan mengapa mereka sulit untuk imbangi Southampton.

Selama 90 menit pertandingan, Liverpool cuma ciptakan 9 percobaan dengan 2 di antarnya yang mengarah ke sasaran. Sedangkan Soton menyulitkan Liverpool dengan ciptakan 10 percobaan dengan setengah di antaranya mengarah ke gawang.

Dengan keadaan seperti ini, Liverpool pasti berada pada keadaan terjepit berhubungan dengan kesempatan untuk lolos ke babak final. The Reds perlu mendapat hasil positif minimal jarak 2 angka sementara Soton cuma perlu hasil imbang.

Walau penampilan timnya tengah menurun sehabis bergantinya tahun, 2 seri dan 1 kali kalah, Klopp optimis kalau Liverpool bakal membaik dan membayarnya pada leg kedua.

“Penampilan kami memang tak baik. Namun kesempatan kami masih ada untuk masuk ke babak final,” ucap Klopp.

“Untuk sekarang ini bakal ada 2 manajer yang merasa kecewa setelah laga, yang satu kecewa sebab timnya kalah dan bermain tak oke, sedangkan yang lain kecewa sebab cuma menang dengan skor 1-0 untuk modal tampil di Anfield,” lanjutnya.

“Kami bakal membayarnya. Pertandingan bakal berbeda pada nantinya, tim yang lain, dan semuanya bakal lain di Anfield.”

“Untuk kami masih bisa untuk bermain di Wembley dan hal tersebut merupakan incaran.”

“Hal tersebut satu-satunya yang buat saya merasa tenang. Hasil ketiga paling oke yang dapat Anda raih. Kalau tak menang atau seri  kalah dengan skor 0-1 masih baik. Saya memang tak suka dengan itu, namun babak final masih berkemungkinan,” kata Klopp.

‘Liverpool Bisa Menjadi Lebih Oke Lagi’

Hasil positif yang impresif dari Liverpool ketika berhadapan dengan laga Derby County telah membuat Juergen Klopp merasa puas. Namun baginya, Liverpool masih dapat menjadi lebih oke lagi dari itu.

Liverpool berhasil menang dengan skor 3-0 ketika melangsungkan laga yang berlangsung pada hari Rabu (21/9/2016) dinihari WIB, di Pride Park. Pada pertandingan babak ketiga Piala Liga Inggris. Ketiga angka yang diciptakan anak asuh Merseyside diciptakan oleh Ragnar Klavan, Philippe Coutinho, dan Divock Origi.

Pada babak ini, Liverpool hampir tidak tersentuh. Mereka memegang kendali bola dengan persentase hingga 60 persen. Tentang kesempatan anak asuh Klopp pun amat dominan dan tidak berikan banyak peluang untuk tuan rumah.

Liverpool lepaskan 16 sepakan dengan 7 di antaranya on target. Sedangkan Derby melakukan 4 percobaan dengan 2 di antaranya mengarah ke gawang.

Dominan dan menang impresif, Klopp melihat hal tersebut masih jauh dengan performa maksimal. Walau demikian, ia merasa puas dengan penampilan dari para pemainnya sambil berharap dapat mengasah lagi untuk beberapa pertandingan selanjutnya.

“Kami lebih oke dan pantas raih kemenangan, kami buat sejumlah kesempatan. Dapatkan kami bermain lebih oke? Tentu, Pastinya. Apakah hal tersebut penting pada malam ini? Tidak, sebab itu merupakan sesuatu yang ingin Anda raih,” ujar Klopp pada situs resmi milik klub.

“Anda harus bermain 100 persen profesional, namun amat bersungguh-sungguh, dan melangsungkan pertandingan seperti ini sebagaimana seharusnya. Mereka mungkin saja merepotkan, namun pertandingannya tak mudah karena performa yang kami tunjukkan.”

“Lawan seharusnya siap untuk semua kesempatan, namun kami tak berikan mereka peluang. Maka itu bagus. Babak pertama, kami semestinya dapat sedikit lebih oke pada umpan-umpan akhir. Babak kedua, kami semestinya dapat tampil lebih oke pada sisi menyerang balik,” ucapnya.

Kemenangan melawan Derby bikin Liverpool melangkah ke babak 4 Piala Liga Inggris. Musim kemarin, mereka finis sebagai runner-up ajang ini.

Liverpool Masih Ada Tempat untuk Sakho

Mamadou Sakho memiliki kesempatan untuk mengawali masa depan yang baru bersama Liverpool. Juergen Klopp sebagai sang manajer pastikan kalau Sakho masih memiliki tempat di timnya.

Tahun 2016 memang berlangsung kurang baik bagi Sakho. Diawali lewat persoalan doping yang mengaitkan dirinya sampai ia tidak dapat tampil dari akhir April dan pada akhirnya tak ikut bermain di ajang Piala Eropa dengan Prancis.

Pada kasus yang berlansung ternyata UEFA telah cabut tudingan pemakaian doping dari si pemain yang berusia 26 tahun itu.

Tidak selesai di situ saja, nasib kurang baik lagi-lagi diterima Sakho pada tahap pramusim. Bukan disebabkan cedera namun karena kelakuan dan sikapnya ketika Liverpool di Amerika Serikat.

Klopp yang merasa jengkel pada akhirnya memberi hukuman dengan pulangkan si pemain ke Liverpool. Hal tersebut pernah memunculkan kabar tentang karier Sakho saat ia diklaim tidak memiliki lagi tempat di tim ‘Si Merah’ dan nyaris berpindah di akhir bursa transfer kemarin.

Sakho pada akhirnya terus menjadi pemain Liverpool paling tidak sampai bursa transfer pada musim dingin Januari nanti. Tetapi, pengampunan dari Klopp kepada dirinya masih ada dan sang manajer juga berikan peluang kepada Sakho untuk membenahi diri.

Walau begitu, Klopp minta kepada Sakho untuk kembalikan keadaan fisiknya mengingat ia sudah tak lama tampil di pertandingan kompetitif.

“Hal tersebut bukan persoalan. Ia tak harus meminta kepercayaan dari saya kembali,” ucap Klopp.

“Sudah lama ia tak tampil. Saat ini adalah pekerjaan kami untuk membuat Mama kembali fit, itu dikarenakan dirinya sudah lama tak tampil sebab menjalani hukuman dan juga cedera dan berikutnya kita lihat saja,” lanjutnya.

Awal yang Berat Tak Menjadi Pikiran Bagi Klopp

Mengawali musim berhadapan dengan Arsenal di markas lawan tentu akan berjalan sulit. Tidak hanya hal tersebut, Liverpool masih perlu melangsungkan laga ke markas Burnley dan juga Tottenham Hotspur.

Liverpool dapat dikatakan memiliki start pada musim yang paling berat untuk Premier League musim 2016/2017. Pasalnya, 5 laga pertamanya ialah berhadapan dengan Arsenal, Burnley, Spurs, Leicester City, dan Chelsea.

Burnley dapat dikatakan menjadi lawan yang tak terlalu sulit, namun tim yang baru promosi ini tentu tidak dapat dianggap remeh ditambah bermain di markasnya sendiri. Menghadapi Arsenal, Spurs, dan Chelsea di markas mereka masing-masing wajar akan terasa sulit, sedangkan menjadi tuan rumah untuk melawan sang juara Leicester yang akan berlangsung di Anfield akan memerlukan kewaspadaan yang besar.

Kalau itu masih belum cukup untuk jadikan sebuah tantangan besar bagi Liverpool pada awal musim ini, mereka pun masih perlu bertanding ke Burton Albion untuk pertandingan Piala Liga Inggris usai melangsungkan pertandingan antara Arsenal dan Burton. Yang berarti, 4 laga awal ‘Si Merah’ berlangsung di markas lawan.

Juergen Klopp sang manajer Liverpool mengatakan kalau ini merupakan awal yang tidaklah mudah. Namun untuknya Premier League memang selalu berat, sedangkan tampil di markas lawan tidak menjadi seuatu yang terlalu dipikirkan olehnya.

“Kami tidak dapat merubah hal tersebut. Jika Anda mencari sebuah alasan sebelum mengawali musim, maka Anda perlu memiliki sebuah persoalan,” ujar Klopp.

“Tentunya di awal akan sangat berat. Ini tidak hanya pertandingan tandang saja, namun ini pertandingan tandang ke Arsenal. Pertandingan kedua, adalah tim yang promosi pada musim lalu, dalam semangat yang tinggi dengan keadaan sekitar yang baik. Kemudian Tottenham.”

“Bukanlah hal yang mudah, namun Premier League tidak pernah berlangsung dengan mudah. Saya belum pikirkan sedikitpun tentang hal ini. Saya cuma pikirkan tentang para tim yang akan kami lawan, bukan tempat kami akan tampil. Kami akan bersedia,” ucap bekas pelatih Borussia Dortmund itu.

Pertandingan Liverpool menghadapi Arsenal yang akan berlangsung pada hari Minggu (14/8/2016) malam WIB, di Emirates Stadium.

Sturridge Alami Cedera Ketika Liga Akan Berlangsung

Jelang musim akan berlangsung, Daniel Sturridge malah mendapat cedera pada bagian pinggul. Juergen Klopp sang manajer Liverpool tidak mengetahui dengan pasti akankah Sturridge dapat tampil pada akhir pekan ini atau tidak.

Sturridge, yang selalu menepi dikarenakan mengalami cedera, cuma bermain sebanyak 26 kali pada 2 musim terakhir di Premier League. Lewat 26 laga itu, dia masih dapat menciptakan 12 angka.

Liverpool bakal melangsungkan pertandingan pertama Premier League 2016/2017 pada hari Minggu (14/7/2016), dengan melangsukan laga di markas Arsenal. Sebagai pencipta angka andalan, tentu saja kehadiran Sturridge amat diperlukan.

Tetapi, saat meminta jawaban tentang keadaan Sturridge, Klopp, diminta jawaban walau hanya satu kata saja: “No idea (tidak tau). Itu dua kata jawaban untuk kalian.”

Sturridge mengalami cedera pada bagian pinggul sebelum Liverpool melangsungkan laga menghadapi Barcelona, saat itu Liverpool berhasil menang dengan mencetak 4 angka tanpa ada balasan dari tim lawan. Dia pun tak ikut bermain saat The Reds berhadapan dengan Mainz, saat itu tim yang berasal dari Merseyside tersebut kalah dengan skor 0-4.

Biarpun Sturridge tidak ikut bermain, Klopp menyatakan kalau Liverpool akan siap dan bermain sebaik mungkin pada pertandingan pertama. Walau demikian, tak semua dapat dinilai dengan satu pertandingan saja.

“Ini baru pertandingan pertama. Kami tak dapat menilai suatu musim dengan menyeluruh dari pertandingan pertama. Namun, kami perlu bermain sebagus mungkin. Dan hal tersebutlah yang bakal kami tunjukkan, bermain dengan kemampuan 100 persen,” ujar manajer yang berasal dari Jerman ini.

Klopp: Liverpool Belum Akhiri Masa Transfer

Juergen Klopp mengatakan kalau Liverpool masih belum akhiri masa transfer pada musim panas ini. Beberap pemain masih ada yang akan direkrut dan juga keluar dari tim.

Menjelang musim 2016/2017, Liverpool merekrut 4 pemain baru. Mereka antara lain Marko Grujic (di rekrut dari bulan januari), Loris Karius, Sadio Mane, dan Joel Matip. 3 pemain yang terakhir itu merupakan pemain yang di rekrut pada bursa transfer musim panas sekarang ini.

Ada pemain yang baru hadir, ada juga yang keluar. Sejumlah pemain yang juga keluar dari Liverpool. The Reds telah merelakan sejumlah pemain di antaranya ada Joao Carlos Teixeira, Jordon Ibe, hingga Martin Skrtel.

Klopp mengatakan kalau proses transfer yang dilakukan Liverpool masih akan berlanjut. Tak hanya transfer keluar, Klopp pun mengatakan masih ada sekitar 2 atau 3 pemain lagi yang bakal di rekrut.

“Sejumlah hal yang bakal berlangsung, saya cukup optimis. Saya tak tahu dengan pasti apa namun dalam 2 sisi, sangat mengherankan untuk masih berada dalam skuat dan ada pada skuat saat Anda tak memiliki peluang yang sebenarnya untuk tampil. Saat tak ada peluang tampil, tentunya menjadi tidak masuk akal,” ucap Klopp.

“Pemain-pemain yang masih tergolong muda. Kami tak akan pinjamkan pemain-pemain muda yang kami miliki, hal tersebut tak akan ada kesempatan terjadi,” sambung sang manajer yang berasal dari Jerman tersebut.

“Kami memiliki sejumlah pemain, bisa saja ia yang ingin pergi dari kami dan saya sangat optimis hal tersebut akan terwujud, dan 1 mungkin 2 pemain akan ikut bersama kami dari klub lainnya. Pada tanggal 31 Agustus tersebut masih terbilang cukup lama dan kami perlu melakukan sedikit usah,” ujarnya.