Tag Archives: premier league

‘Hazard Tidak Usai ke Klub Lain untuk Buktikan Diri’

Eden Hazard bermain meyakinkan bersama Chelsea selama musim ini. Penampilan tersebut di anggap telah cukup untuk tegaskan bahwa ia sebagai pemain kelas dunia.

Hazard tengah berada dalam langkah mengantarkan Chelsea menangkan titel Premier League lagi di musim ini. The Blues sekarang ini berada di urutan teratas klasemen dengan mengumpulkan 66 poin lewat 27 laga, unggul 10 angka melawan Tottenham Hotspur di urutan kedua.

Kontribusi Hazard tentu saja cukup besar. Ia bermain pada 26 laga dengan ciptakan 11 angka dan 4 assist. Pemain internasional Belgia tersebut jadi pendorong yang sempurna untuk Diego Costa yang jadi tumpuan mencetak angka pada garis depan.

Bejas bek timnas Inggris yaitu Sol Campbell menganggap dengan performanya sekarang ini, Hazard telah tegaskan dirinya sebagai seorang pemain kelas dunia. Bekas pemain Spurs dan Arsenal tersebut yakin Hazard tidak usah pergi ke klub lain seperti Real Madrid atau Barcelona untuk membuktikan diri dengan para pemain seperti Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi.

“Pada sebuah periode, Anda kadang nyaris harus pergi ke Real Madrid atau Barcelona untuk jadi pemain kelas dunia yang sebenarnya. Ia merupakan pemain kelas dunia, namun persepsi tiap orang, kadang Anda perlu masuk ke beberapa klub tersebut untuk mengatakan seperti ‘Lihat, saya talah bergabung dengan klub terbesar di dunia’,” ucapnya.

“Chelsea merupakan klub yang masif, namun kadang tiap orang memikirkan kalau untuk sungguh menyaksikan potensi Anda sebagai pemain bintang kelas dunia, kadang para pemain menuju Real Madrid atau Barcelona untuk tegaskan keadaan mereka,” katanya.

Saat ditanya akankah Hazard harus gabung dengan Madrid atau Barca untuk bikin tiap orang menyaksikannya menjadi pemain kelas dunia, Campbell memberi jawaban dengan tegas.

“Tidak, saya hanya bilang sejumlah orang berpendapat seperti itu. Saya blak-blakan saja. Para fans Chelsea bakal bilang ia bersama klub terbesar di dunia sekarang ini. Saat ini ia tampil denhan hebat dan ia tentu merupakan pemain kelas dunia,” kata dia.

Pochettino catatkan Hasil Oke ke-100 di Ajang Premier League

Hasil positif yang diraih Tottenham Hotspur saat berhadapan dengan Everton bikin sebuah pencapaian untuk Mauricio Pochettino. Hal tersebut merupakan hasil poisitif ke-100 Pochettino di ajang Premier League.

Berhadapan dengan Everton pada hari Minggu (5/3/2017), di White Hart Lane, Tottenham menangkan laga dengan skor akhir 3-2. Harry Kane ciptakan 2 angka pertama tim tuan rumah, sebelum Everton menambah kecil posisi lewat Romelu Lukaku.

Dele Alli membuat jauh jarak Spurs lewat angka ketiga pada injury time. Namun lekas dibalas Everton ldengan angka yang diciptakan Enner Valencia, tetapi tidak dapat keluarkan The Toffees dari hasil negatif.

Pochettino mulai menjalani kariernya di Inggris dengan memimpin Southampton di tahun 2013 dalam satu setengah tahun lewat 23 hasil positif yang dicatatkan. Di musim panas tahun 2014, Pochettino masuk ke Tottenham dan sekarang ia telah catatkan 77 hasil positif. Pria asal Argentina tersebut bertanggung jawab atas keberhasilan Spurs pada musim kemarin ketika finis di urutan ketiga.

“Everton mempunyai banyak pemain oke, kami tampil dengan amat oke dan kami pantas raih hasil positif tersebut. Saya merasa amat senang dengan penampilan kami,” ujar manajer Spurs tersebut.

Hasil tersebut ikut menjadi tanda kalau Spurs tak pernah kalah di 14 pertandingan markasnya pada musim ini untuk kali pertama sedari tahun 1964-1965. Tambahan 3 angka tersebut menjaga Spurs di urutan kedua klasemen dengan mengumpulkan 56 poin, unggul 1 poin dari Manchester City di bawahnya dan 7 poin dari Chelsea.

“Ini merupakan sebuah peraihan yang luar biasa bagi tim ini. Kami merasa amat bangga. Kami bikin sejarah bersama tim ini, mereka merupakan para pemain oke dan ini baru awal dari banyak hal oke di masa yang akan datang,” sambung Pochettino.

“Seperti amat membahagiakan tampil di depan para pendukung sendiri, dan suasananya luar biasa. Kami berada pada tempat yang amat oke di sini,” kata dia.

‘Ibrahimovic Tutup Penilaian yang Ragu pada Dirinya’

Pada umur yang dapat dikatakan tak lagi muda, Zlatan Ibrahimovic jadi salah seorang pemain utama di Manchester United pada musim ini. Ibra menutup mulut semua orang yang ragu dengan dirinya.

Ingat soal usianya yang sudah sampai pada umur 35 tahun, pemain bomber Swedia tersebut pernah diragukan bakal tetap bertahan dengan kerasnya kompetisi Premier League. Namun nyatanya, Ibrahimovic masih sama tajam seperti biasanya.

Ibrahimovic hampit tak pernah diganti pada posisi garis serang MU dalam periode kepemimpinan dari Jose Mourinho. Sampai dengan 26 cetak angka sudah dicatatkan oleh si pemain lewat 38 laga yang ia langsungkan di selama musim 2016 – 2017, termasuk 2 cetak angka pada babak final Piala Liga Inggris untuk membawa timnya raih gelar juara.

“Sampai saat ini ia masih amat luar biasa,” ujar pemain bek tengah MU Phil Jones.
“Ia diragukan bakal banyak orang ketika ia hadir, (apakah) ia dapat mengukir keberhasilan selama di ajang Premier League. Ia telah menutup mulut semua orang yang telah melontarkan kritik padanya sekarang.”

“Ia merupakan seorang karakter yang luar biasa di ruang ganti dan profesional yang luar biasa. Ia layak raih semua pengakuan yang ia raih.”

“Ia mempunyai cara bergerakan tanpa bola yang oke walaupun posturnya besar. Di udara, ia tak mudah untuk dilawan. Ia bagaikan sebuah mimpi buruk untuk para pemain bertahan,” kata Jones.

Pada sisa musim ini, Ibrahimovic bakal ditantang untuk membawa MU lolos ke Liga Champions musim yang akan datang. MU menunggu angka yang akan diciptakan oleh Ibra lainnya ketika akan berhadapan dengan Bournemouth pada hari Sabtu (4/3/2017).

De Gea Sebut MU Masih Perlu Waktu

Walau belanja besar pada musim panas, Manchester United masih terbenam pada perselisihan Premier League. David de Gea menilai kalau MU masih perlukan waktu.

Usai kursi manajer diduduki oleh Jose Mourinho, ‘Setan Merah’ Besar-besaran dengan merekrut Paul Pogba dengan mengeluarkan dana transfer yang pecahkan rekor dunia. Henrikh Mkhitaryan, dan Eric Baily. Cuma Zlatan Ibrahimovic yang direkrut dengan tanpa dana transfer.

Walau begitu, MU tak berhasil berselisih di Premier League. MU tertahan di urutan keenam klasemen sementara, lebih rendah dibanding Arsenal, Tottenham, Liverpool, dan Chelsea yang lakukan belanja jauh lebih sedikit dibandingkan mereka.

Walau begitu, MU masih berkesempatan mencatatkan prestasi mereka pada musim ini. De Gea menganggap semua klub pun juga melakukan belanja pemain, dan MU juga sekarang telah maju pesat daripada awal musim

“Seperti itulah sepakbola. Pada akhirnya, tiap klub menghabiskan dana,” jawab De Gea ketika ditanya tentang beberapa tim lain yang lakukan belanja lebih sedikit dapat finish di atas MU.

“Ada sejumlah hal yang berlangsung oke dan ada juga yang sebaliknya. Tim ini perlukan waktu untuk lakukan penyesuaian diri sebab banyak pemain baru yang hadir,” lanjut penjaga gawang MU ini pada AS.

“Saya rasa saat ini kami jauh lebih oke, namun kita perlu berikan tim ini waktu untuk menangkan laga Premier League kembali. Kami telah sampai babak final Piala Liga Inggris, dan kami masih berusaha di Piala FA dan Liga Europa. Hal tersebut pun merupakan sebuah cara yang oke untuk raih banyak titel dan terus ukir sejarah bersama klub.”

4 Besar Semakin Mendekat, Selanjutnya MU Incar Liverpool

Deretan hasil positif bikin Manchester United semakin dekat dengan 4 besar. ‘Setan Merah’ berhasrat menjaga tren baik itu ketika berhadapan dengan Liverpool.

MU raih hasil positif dengan skor 2-0 ketika melangsungkan laga di kandang West Ham United pada hari Selasa (3/1/2017) dinihari WIB, di London Stadium. Angka yang diciptakan MU tercetak lewat Juan Mata dan Zlatan Ibrahimovic pada babak kedua.

Hal tersebut merupakan hasil positif ke-6 dengan berturut-turut yang MU catatkan pada ajang Premier League. DEngan menyeluruh, tim yang dibesut oleh Jose Mourinho tersebut tidak pernah kalah pada 13 laga terakhir di tiap ajang.

Deretan hasil positif itu mengantarkan MU semakin dekat dengan 4 besar. Dengan mengumpulkan 39 poin lewat 20 pertandingan, MU yang berada di uruten keenam sekarang berjarak 1 poin dengan Arsenal yang berada di posisi keempat biarpun The Gunners masih bakal tampilkan laganya dinihari nanti.

Kemenangan melawan West Ham pun semakin berarti nyata bagi MU sebab rival di 4 besar kehilangan poin. Liverpool imbang melawan Sunderland, sedangkan Chelsea dan Tottenham Hotspur bakal melangsungkan laga pada hari Kamis (5/1/2017) dinihari yang akan datang.

Telah semakin dekat dengan 4 besar, MU memiliki hasrat untuk pertahankan tren baiknya. Usai berhadapan dengan Reading di Piala FA (7/1) dan Hull City pada Piala Liga Inggris (10/1), MU targetkan Liverpool menjadi korban selanjutnya ketika bertemu di Old Trafford (15/1).

“Maka kami telah dekat 2 poin dengan Liverpool. Saya anggap tentang Chelsea dan Tottenham, sebab salah satu dari mereka bakal kalah atau kedua pihak bakal raih hasil seri,” ujar Mourinho seperti dikutip pada situs resmi klub.

“Namun juga Liverpool, maka kami telah memotok jarak poin dengan tim yang menempati urutan kedua dan kami akan berhadapan dengan mereka di Old Trafford. Kalau kami tampil dengan 75.000 (penonton) maka kami dapat raih hasil positif.”

“Saya miliki firasat kami dapat menangkan pertandingan berikutnya. Kami tak kejar rekor. Kami kejar penampilan yang oke dan juga poin,” kata Mourinho.

“Kami mengetahui kalau Chelsea atau Tottenham bakal kehilangan poin, maka kami perlu selalu menyusul. Sebelumnya, kami tampil amat baik, namun tak raih poin. Saat ini, 6 hasil positif dan 18 poin kemudian, itulah yang kami perlukan.”

Chelsea Yakin Lanjutkan Deretan Hasil Positif

Chelsea semakin dekat dengan sebuah rekor hasil positif di Premier League. Walaupun hal tersebut bukanlan incaran mereka, namun The Blues tengah yakin dengan langkahnya sekarang ini.

Chelsea belum lama ini telah bukukan 12 hasil positif berturut-turut di Premier League, setelah menangkan laga atas Bournemouth dengan skor 3-0 di pertandingannya yang terbarunya. Ini adalah deretan hasil positif paling panjang mereka selama sejarah bermain di liga.

Kemudian ada rekor lain yang menunggu mereka. Kalau dapat terus pertahankan langkah mereka yang oke ini, catatan hasil positif paling panjang Premier League yang sekarang ini ditangan Arsenal dengan 14 kemenangan kemungkinan dapat direbut.

Sebelumnya sang manajer Chelsea yaitu Antonio Conte telah tegaskan kalau ia tidak ingin mengutamakan pada hal itu, tatapan yang serupa pun dikatakan oleh Eden Hazard. Walau demikian, Hazard mengatakan kalau timnya tengah berada dalam rasa percaya diri yang tinggi dan bakal berusaha menambah panjang catatan sekarang ini.

“Kami merasa kalai kami sekarang ada pada keadaan yang oke. Kami penuh dengan keyakinan. Kami melangsungkan pertandingan satu demi satu dan berusaha untuk menangkan semua,” ucapnya.

“Kami tak menatap pada rekor-rekor, namun jika kami dapat ukir sejarah di klub ini maka kami bakal lakukan hal tersebut. Ini bukan hanya tentang Chelsea, tetapi juga liga ini.”

“Liga ini amat merepotkan. Tiap laganya kami berusaha untuk bisa raih hasil positif. Namun saat ini para lawan berusaha kerahkan semuanya sebab mereka berharap menjadi yang pertama. Saat ini kami adalah yang pertama dan semuanya ingin kalahkan kami,” sambungnya.

Chelsea sekarang ini pimpin klasemen dengan 46 poin lewat 18 pekan, unggul 6 poin dengan Liverpool yang menempati urutan ke-2.

Tempat Paling Oke Liverpool 2013-2014

Sekarang Liverpool berada pada tempat terbaik Premier League saat masa perayaan Natal sedari musim 2013-2014, kala menjandi penantang serius di musim itu.

Pada musim 2013-2014 kemarin Liverpool perlu relakan menempati posisi runner-up di bawah Manchester City walau pernah berada di posisi puncak, terutama pada kurun waktu pekan 32-36 Premier League.

Sebelum 5 pekan di akhir 2013-2014 itu, The Reds pun pernah berada di urutan teratas klasemen pada 4 pekan lain. pekan 17 misalnya atau tepatnya sebelum hari Natal (Liverpool 3–1 ?ardiff City, 21 Desember 2013).

Sedar masa tersebut Liverpool lewati 2 periode Natal dengan menempati urutan 10 (2014-2015) dan 9 (2015-2016). Kesuksesan di urutan kedua sebelum Natal sekarang ini juga menjadi yang paling oke pada kurun waktu itu.

Lewat hasil positif dengan skor 1-0 melawan Everton di derby Merseyside kemarin, Liverpool sekarang kumpulkan 37 poin lewat 17 laga, hanya kalah banyak dengan 43 poin jumlah teratas klasemen yaitu Chelsea. Tempat kedua sudah pasti ‘Si Merah’ miliki ketika Natal.

“Potensi Liverpool menangkan laga dengan skor 1-0 adalah sebuah tanda baik. Hal tersebut adalah sebuah kemenangan oke, yang dibutuhkan, dan ini berikan Juergen Klopp waktu untuk analisa apa yang dia butuhkan untuk ke urutan atas. Seiring waktu dia bakal temukan itu. Dia telah lakukan itu dengan bagus,” ucap pemain Liverpool 1991-1992 Dean Saunders.

“Saat saya direkrut Liverpool, laga perdana saya melawan Oldham di Anfield dan ada catatan tentang tempat berpijak di 10 tahun terakhir pada liga di program (selebaran laga). Yang paling endah ialah urutan kedua. Isinya pertama, pertama, pertama, pertama, kedua, pertama, pertama, pertama, pertama. Saya pada waktu itu berpikir, ‘kami bakal menjadi juara yang ini’.

Sebelum berganti tahun Liverpool masih sisakan 2 laga lagi yaitu melawan Stoke City (pada tanggal 27 Desember) dan selanjutnya Manchester City (31 Desember).

Mourinho Sebut MU Harus Bergegas Kembali ke Jalannya

Manchester United tak berhasil lagi meraih poin penuh di ajang Premier League dan bahkan kebalikannya dibikin malu oleh Chelsea. Jose Mourinho menuntut timnya supaya bergegas bangkit.

MU tidak menangkan pertandingan di 3 partai terakhir ajang Premier League. Usai tampil imbang melawan Stoke City dan Liverpool, mereka dibikin malu dengan skor akhir 0-4 melawan Chelsea pada hari Minggu (23/10/2016) malam WIB.

Kekalahan tersebut pun memperlihatkan kalau MU masih sangat rapuh dari sisi permainan. Di 6 pekan terakhir, hanya 1 kemenangan yang diraih oleh ‘Setan Merah’ sementara mendapat 3 hasil negatif.

MU sekarang ini tertahan di urutan ketujuh klasemen dengan mengantongi poin 14 leat 9 pekan. Usai cuma bisa raih 2 poin lewat 9 yang tersedia di 3 pertandingan terakhir, Mourinho menuntut pada timnya untuk temukan masa untuk kembali bangkit.

“Dilihat dari sisi poin, kami tidak raih poin. Kami kehilangan 3 angka. Kami 6 poin dari peringkat atas klasemen, 3 poin dari 4 besar, kami saat ini harus menangkan sejumlah pertandingan,” ucapnya usai pertandingan menghadapi Chelsea yang berlangsung di Stamford Bridge.

“Kami harus menangkan sejumlah laga kami saat ini, yang mana tak mudah untuk dilalui. Kami harus tutup jarak tersebut, usai 3 partai ini, di mana kami hanya raih 2 poin dari 9 yang ada. Kami saat ini memerlukan banyak poin,” katanya.

MU pada tengah pekan ini perlu bertemu dengan Manchester City di ajang Piala Liga Inggris. Kemudian, mereka bakal berhadapan dengan Burnley pada laga lanjutan Premier League di akhir pekan.

Awal yang Berat Tak Menjadi Pikiran Bagi Klopp

Mengawali musim berhadapan dengan Arsenal di markas lawan tentu akan berjalan sulit. Tidak hanya hal tersebut, Liverpool masih perlu melangsungkan laga ke markas Burnley dan juga Tottenham Hotspur.

Liverpool dapat dikatakan memiliki start pada musim yang paling berat untuk Premier League musim 2016/2017. Pasalnya, 5 laga pertamanya ialah berhadapan dengan Arsenal, Burnley, Spurs, Leicester City, dan Chelsea.

Burnley dapat dikatakan menjadi lawan yang tak terlalu sulit, namun tim yang baru promosi ini tentu tidak dapat dianggap remeh ditambah bermain di markasnya sendiri. Menghadapi Arsenal, Spurs, dan Chelsea di markas mereka masing-masing wajar akan terasa sulit, sedangkan menjadi tuan rumah untuk melawan sang juara Leicester yang akan berlangsung di Anfield akan memerlukan kewaspadaan yang besar.

Kalau itu masih belum cukup untuk jadikan sebuah tantangan besar bagi Liverpool pada awal musim ini, mereka pun masih perlu bertanding ke Burton Albion untuk pertandingan Piala Liga Inggris usai melangsungkan pertandingan antara Arsenal dan Burton. Yang berarti, 4 laga awal ‘Si Merah’ berlangsung di markas lawan.

Juergen Klopp sang manajer Liverpool mengatakan kalau ini merupakan awal yang tidaklah mudah. Namun untuknya Premier League memang selalu berat, sedangkan tampil di markas lawan tidak menjadi seuatu yang terlalu dipikirkan olehnya.

“Kami tidak dapat merubah hal tersebut. Jika Anda mencari sebuah alasan sebelum mengawali musim, maka Anda perlu memiliki sebuah persoalan,” ujar Klopp.

“Tentunya di awal akan sangat berat. Ini tidak hanya pertandingan tandang saja, namun ini pertandingan tandang ke Arsenal. Pertandingan kedua, adalah tim yang promosi pada musim lalu, dalam semangat yang tinggi dengan keadaan sekitar yang baik. Kemudian Tottenham.”

“Bukanlah hal yang mudah, namun Premier League tidak pernah berlangsung dengan mudah. Saya belum pikirkan sedikitpun tentang hal ini. Saya cuma pikirkan tentang para tim yang akan kami lawan, bukan tempat kami akan tampil. Kami akan bersedia,” ucap bekas pelatih Borussia Dortmund itu.

Pertandingan Liverpool menghadapi Arsenal yang akan berlangsung pada hari Minggu (14/8/2016) malam WIB, di Emirates Stadium.

Wilshere Yakini Arsenal Raih Juara

Musim kemarin, Arsenal pernah menjadi calon juara di Premier League hingga pada akhirnya tertahan ketika sampai di akhir. Musim ini, Arsenal disebut akan semakin membaik.

Biarpun kalah saat memulai musim dengan skor 0-2 oleh West Ham United, Arsenal dengan bergegas bangkit dan telah menempati posisi ke 2 pada klasemen di pekan ke 8. Dari saat tersebut, mulai Nampak kalau mereka merupakan calon juara pada musim kemarin.

The Gunners pernah berada di puncak klasemen pada pekan ke-10, namun kembali turun menjadi posisi ke 2 di pekan selanjutnya. Peraihan paling oke yang mereka raih ialah saat berada di urutan atas klasemen dalam 4 pekan, dari pekannya yang ke 19 sampai dengan pekan ke 22.

Tetapi, kemudian mereka bermain inkonsisten. Kalah dengan skor 0-1 oleh Chelsea pada pekan ke 23, dan skor seri 0-0 melawan Southampton pada pekan ke 24, mengakibatkan Arsenal menurun ke posisi 3 klasemen.

Tim yang di besut oleh Arsene Wenger tersebut memang pernah berada di urutan atas klasemen, saat melawan Leicester City dengan skor  2-1 yang berlangsung di Emirates. Namun, 2 kekalahan berturut-turut kemudian, yaitu saat melawan Manchester United (dengan skor 2-3) dan Swansea City (dengan skor 1-2), mengakibatkan peluang mereka untuk raih gelar juara mulai tertutup.

Arsenal memang tak lagi kalah di 10 pekan usai itu. Namun, mereka telah berada di jalur yang tak mudah untuk dapat menyusul Leicester. Hingga akhirnya, mereka sukses menempati posisi kedua dan duduk di atas rival sejatinya yaitu Tottenham Hotspur, menjadi penghapus kesedihan mereka.

“Kami perlu melakukan konsentrasi yang lebih dan melawan setiap laga dengan bersungguh-sungguh. Usai menangkan laga atas Leicester di markas musim kemarin, kami menjadi sedikit ceroboh,” ucap Wilshere.

Wilshere juga mengatakan konsistensi dapat menjadi jawaban pada musim ini. Dirinya yakin, skuat yang ia miliki di Arsenal pada musim ini dapat membawa mereka berada di urutan atas.

“Kami tak boleh melakukan hal yang sama seperti musim lalu. Kalau kami tak membiarkan hal itu terjadi, kami dapat meraih gelar juara pada musim ini,” ujar Wilshere.