Tag Archives: serie-a

Allegri Tidak Tergiur dengan Treble

Juventus terus berlaga pada 3 ajang berbeda sampai sekarang ini. Tetapi, hal tersebut tidak bikin sang pelatih Massimiliano Allegri tergiur untuk pikirkan timnya yang mungkin saja menangkan treble.

Juventus saat ini berada di urutan teratas klasemen Serie A dengan unggul 7 poin atas AS Roma. Bianconeri pun berhasil masuk ke babak semifinal Coppa Italia di mana mereka telah dinanti oleh Napoli.

Pada arena Liga Champions, Juve memiliki kesempatan besar melaju ke babak perempatfinal usai menangkan laga dengan skor 2-0 di markas Porto pada leg pertama babak 16 besar.

Allegri bilang kalau ia cuma pikirkan seperti apa cara supaya Juve masih bertahan pada 3 ajang itu. Ia tidak ingin muluk-muluk dengan menargetkan 3 titel langsung.

“Tentu tidak, mari bicarakan tentang beberapa hal serius. Kami ada di babak semifinal Coppa Italia, namun kami masih perlu melangsungkan 2 laga,” ujar Allegri jelang pertandingan menghadapi Napoli pada leg pertama babak semifinal Coppa Italia.

“Sedangkan untuk mengisi kalender bakal terasa menyenangkan jika dapat terus berjalan hingga akhir di tiap ajang, terutama untuk melewati hari-hari, maka kami miliki lebih banyak laga.

“Sekarang ini kami miliki 12 laga liga, 2 di Coppa Italia, dan kami tengah berusaha untuk amankan tempat kami di Liga Champions, kemudian mari kita lihat saja. Kami bakal berupaya untuk tingkatkan jumlah laga, untuk isi kekosongan hari-hari, jika tidak kami bakal jalani sepanjang pekan tanpa melangsungkan laga dan hal tersebut terasa membosankan.

“Kami perlu melangsungkannya satu demi satu tanpa pikirkan apa yang bakal berlangsung pada bulan Maret dan April. Maka, saat ini kami miliki Napoli dan kemudian kami bakal berpikir tentang Udinese,” ujar Allegri.

Usai melawan Napoli pada hari Rabu (1/3/2017) dinihari WIB, Juventus bakal berhadpan dengan Udinese di laga lanjutan Serie A pada hari Minggu (5/3) yang akan datang.

3 Poin Penting Bagi Juventus

Sang pelatih Juventus Massimiliano Allegri membantah penilaian tentang 3 poin lewat pertandingan menghadapi Palermo hanya formalitas saja. Baginya, 3 poin itu dapat menjadi bakal amat berarti pada perburuan titel.

Juventus dapatkan poin penuh usai menangkan laga atas Palermo dengan skor 4-1 pada laga lanjutan Serie A yang berlangsung pada hari Sabtu (18/2/2017) dinihari WIB, di Juventus Stadium. Hasil ini menambah panjang deretan hasil positif di markas Bianconeri di Serie A jadi 29 kali menang.

Paulo Dybala bermain cemerlang dengan menyumbangkan 2 angka dan 1 kali assist. 2 angka Juve lainnya diciptakan oleh Claudio Marchisio dan Gonzalo Higuain.

“Para pemain akhiri babak pertama lewat keunggulan dengan skor 2-0 walau tidak tampil oke,” ucap Allegri.

Hasil positif ini membuat makin mantapkan tempat Juve di urutan teratas klasemen Serie A dengan mengumpulkan 63 poin lewat 25 pertandingan. Juve unggul lewat 10 poin dengan AS Roma yang menjadi rival paling dekatnya.

“Ini merupakan laga liga dengan 3 poin yang sama pentingnya dengan 3 poin ketika berhadapan dengan Inter,” ujar Allegri.

“Sebuah pertandingan berkurang untuk melangkah ke scudetto dan saya berikan ucapan selamat pada para pemain untuk cara mereka berhadpaan dengan pertandingan ini,” imbuhnya.

Juventus berikutnya bakal berhadapan dengan Porto di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, tengah pekan berikutnya.

Inter Tundukkan Fiorentina 4-2

Inter Milan sukses atasi perlawanan ketat yang ditunjukkan Fiorentina di giornata 14 Serie A. Nerazzurri tundukkan La Viola dengan skor 4-2.

Menjadi tuan rumah menghadapi Fiorentina pada hari Selasa (29/11/2016) dinihari WIB, di Stadion Giuseppe Meazza, Inter awali laga dengan cara yang hebat. Dalam waktu laga yang belum berjalan 20 menit, tim tuan rumah telah lebih dulu unggul dengan 3 angka yang tercipta lewat 3 pemain mereka yaitu Marcelo Brozovic, Antonio Candreva, dan Mauro Icardi.

Brozovic awali skor di menit ketiga. Sepakan keras kaki kanannya membuat bergetar gawang Fiorentina yang dijaga oleh Ciprian Tatarusanu.

Masuk di menit 9, Inter membuat ganda keunggulan mereka jadi 2-0. Candreva seperti raih durian runtuh saat Tatarusanu membuat belok umpan silang Ivan Perisic ke tempatnya. Ia pun hanya perlu cocorkan bola ke dalam gawang.

Icardi bikin Inter semakin unggul dengan angka yang ia cetak di menit ke-19. Ia lakukan penampilan individu pada area penalti Fiorentina dan tundukkan 2 pemain bek lawan sebelum membuat Tatarusanu takhluk.

Fiorentina membuat semakin kecil ketertinggalan mereka jadi 1-3 di menit ke-37 dengan angka yang diciptakan oleh Nikola Kalinic. Kalinic menyambar umpan panjang dari Milan Badelj dan sontekan yang ia lakukan membuat Samir Handanovic takhluk.

Fiorentina kehilangan seorang pemain saat laga memasuki injury time babak pertama. Gonzalo Rodriguez diberi kartu merah langsung usai melanggar Icardi.

Walaupun kalah dari jumlah pemain di lapangan, Fiorentina malah dapat kembali ciptakan angka. Di menit 62, Josip Ilicic membobol gawang Inter usai sepakan kaki kirinya oleh Handanovic salah diantisipasi. Skor pun berubah menjadi 2-3.

Angka tersebut bikin Fiorentina semakin antusias untuk bikin skor menjadi imbang. Namun, hal tersebut menyisakan lubang pada garis pertahanan mereka.

Pada menit pertama injury time, Inter memastikan kemenangan mereka dengan angka kedua kalinya yang diciptakan oleh Icardi. Icardi dengan mudah lakukan sontek pada bola ke dalam gawang usai sepakan Perisic dimentahkan oleh Tatarusanu.

Lewat hasil ini, Inter naik ke urutan 8 klasemen Serie A dengan raih 21 poin. Fiorentina berada tepat di bawah mereka dengan mengoleksi 20 poin.

Susunan Pemain
Inter: Handanovic; D’Ambrosio, Ranocchia, Miranda, Ansaldi; Brozovic, Kondogbia (Joao Mario 46); Candreva (Eder 78), Banega (Melo 69), Perisic; Icardi

Fiorentina: Tatarusanu; Gonzalo Rodriguez, Salcedo, Astori, Milic (Tomovic 46); Badelj, Borja Valero; Tello (Perez 75), Ilicic, Bernardeschi (Chiesa 65); Kalinic

Ini Jawaban Direktur Juventus Mengenai Gagalnya Juventus Di Liga Champions

juventus

Giuseppe Marotta selaku direktur tinggi dari klub sepakbola Juventus ini mengungkapkan bahwa klub asal Italia akan mulai kalah bersaing dengan klub-klub dari Spanyol dan negara lainnya untuk meraih gelar juara Liga Champions , perkataan ini dilontarkan sang direktur karena melihat klub kebanggaannya itu kembali gagal meraih gelar juara. Bahkan di musim ini Juventus malah harus lebih cepat tersingkir bila dibandingkan dengan tahun lalu yang sukses hingga ke babak final melawan Barcelona meski harus kalah 1-3.

Namun untuk musim ini Juventus hanya mampu hingga ke tahap fase 16 besar dan disingkirkan oleh Bayern Munich saat itu.  Giuseppe Marotta berbicara bahwa kompetisi yang ada Italia jauh lebih padat jadwalnya bila harus dibandingkan dengan kompetitornya di negara lain. Terlihat memang meski gagal di Liga Champions namun Juventus sudah memastikan 1 gelar juara Serie-A dan kini hanya perlu menunggu pertandingan melawan AC Milan di babak puncak Coppa Italia akhir bulan Mei 2016 ini.

Giuseppe Moratta mengaku, dirinya telah mendapatkan pelajaran baru yang berharga dari kekalahan tahun lalu saat melawan Barcelona di final Liga Champions. Juventus ketika itu harus kalah karena faktor kebugaran para pemainnya, dan ketersedian pemain yang tidak memadai. Tercatat klub asal Italia yang terakhir kali meraih juara di Liga Champions adalah Inter Milan pada musim 2009/2010 yang saat itu dilatih oleh Mourinho.