Zidane Tak Kecewa Tidak Menjadi Pelatih Terbaik Dunia

Sang pelatih Real Madrid yaitu Zinedine Zidane tidak merasa kecewa setelah tak raih penghargaan pelatih terbaik dunia 2016. Zidane cuma berharap agar Madrid selalu bermain oke.

Zidane sukses antarkan El Real menjadi juara di Liga Champions musim kemarin. Hasilnya, sang pelatih yang berasal dari Prancis tersebut jadi salah satu dari 3 orang calon pemenang penghargaan pelatih terbaik dunia FIFA 2016 dengan Claudio Ranieri [Leicester City] dan Fernando Santos [Portugal].

Tetapi, pada acara yang berlangsung pada hari Selasa (10/1/2017) dinihari WIB, di Zurich, Swiss, penghargaan itu diberikan kepada Ranieri. Ranieri dengan mengejutkan membawa Leicester menjadi juara di Premier League 2015-2016 mendapat suara paling banyak dengan 22,06 persen, unggul dari Zidane (16,56 persen) dan Santos, yang persembahkan Piala Eropa perdana untuk Portugal (16,24 persen).

Walau demikian, Zidane pantas merasa bangga karena Madrid menaruh banyak pemainnya sebagai tim terbaik FIFA. Sergio Ramos, Marcelo, Luka Modric, Toni Kroos, dan Cristiano Ronaldo berada pada daftar yang  isinya 11 pemain.

“Saya tertarik untuk tim dan apakah kami bakal selalu tampil dengan oke. Saya perlu ucapkan terima kasih untuk para pemain sebab mereka merupakan alasan mengapa saya dapat berada pada 3 nama calon, serta terima kasih pada staf pelatih,” ujar Zidane.

“Kami berusaha dengan amat baik dan saya merasa senang ada di tempat ini.”

“Hasil ini [5 pemain di nominasi tim terbaik] merupakan hasil upaya dari tiap pemain, apa yang telah mereka lakukan setiap harinya,” kata pemain legendaris tim nasional Prancis tersebut.

Madrid belum lama ini samakan rekor Barcelona dengan catatkan langkah tak pernah kalah pada 39 laga secara beruntun sedari awal bulan April tahun kemarin. Madrid pun ungguli perburuan trofi juara La Liga dengan unggul 5 poin dari sang juara bertahan Barca, ditambah masih mempunyai sisa 1 pertandingan lagi.

Leave a Reply